PMS Mendapatkan Tujuh Kapal untuk Perkuat Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal

0
15
PT Pelindo Marine Service (PT PMS), anak usaha Pelindo III yang mengelola jasa pemanduan dan penundaan kapal, mendapatkan tujuh unit kapal tunda baru, bisniskini.com

SURABAYA, presidentpost.id – Anak usaha Pelindo III yang mengelola jasa pemanduan dan penundaan kapal, PT Pelindo Marine Service (PT PMS), mendapatkan tujuh unit kapal tunda baru. “Kapal-kapal tunda baru tersebut telah menggunakan teknologi baru, Integrated Bridge System (IBS). Nahkoda kapal dapat memantau dan mengendalikan peralatan dalam satu konsol yang terintegrasi dalam jangkauan tangan. Olah gerak kapal menjadi lebih baik, sehingga pelayanan penundaan kepada kapal pengguna jasa menjadi lebih aman dan nyaman,” kata Direktur Utama Pelindo Marine Service, Putut Sri Muljanto, di Surabaya, Selasa (13/02). Dengan hadirnya tujuh unit kapal baru berkekuatan mesin 1.500 HP (tenaga kuda), 1.800 HP dan 2.400 HP, PT PMS telah memiliki 21 unit kapal tunda. “Diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dan membuat operasional logistik di terminal-terminal pada pelabuhan yang dikelola Pelindo III semakin efisien,” tambahnya. Lebih lanjut ia memaparkan, selain IBS, kapal tersebut juga memiliki keunggulan memakai teknologi Alarm Monitoring System (AMS) yang dapat memonitor kondisi kapal secara menyeluruh, mulai dari mesin utama dan pendukung, sistem propulsi (penggerak), serta dapat memantau penggunaan bahan bakar secara akurat dan real time (langsung). “Fitur tersebut sangat membantu keperluan perawatan kapal. Selain itu dengan segalanya termonitor, biaya operasional jadi semakin efisien. Kapal baru Pelindo Marine Service diklaim menjadi harbour tug pertama di pelabuhan Indonesia yang menerapkan berbagai teknologi mutakhir tersebut,” ungkap Putut. Pada kesempatan terpisah, CEO Pelindo III, Ari Askhara, menambahkan, implementasi fitur AMS tidak hanya membuat operasional lebih hemat secara biaya. Namun AMS juga menjadi syarat bagi kapal tunda untuk mendapat notasi kapal UMS (unattended machinery space). Dengan notasi UMS tersebut kapal dapat diawaki dengan jumlah kru yang lebih sedikit, semakin efisien lagi. “Hal ini sejalan dengan langkah Pelindo III untuk melakukan transformasi manajemen dengan berpusat pada tiga hal, people, process and technology. Seperti pada kapal tunda baru PT PMS seri Jayanegara, teknologi diimplementasikan untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja, biaya operasional, dan kualitas proses bisnis berupa pelayanan kepada pengguna jasa semakin prima,” ujar Ari Askhara. Selain itu, ia juga menambahkan, bahwa berbagai keunggulan fitur tersebut, kapal tunda seri Jayanegara milik Pelindo III tidak hanya bisa digunakan untuk sarana bantu pelayanan pemanduan dan penundaan kapal. Tetapi bisa ditugaskan untuk pelayanan kapal lain, seperti pada sektor minyak dan gas. Sebagai induk perusahaan, Pelindo III secara total memesan 15 unit kapal tunda seri Jayanegara di galangan kapal nasional milik PT Dumas Tanjung Perak Shipyards dan PT Daya Radar Utama di Tanjung Priok. “Pelindo III mempercayakan produksi kapal tunda baru pada galangan kapal nasional,” tutup Ari Askhara. Semenjak awal Februari tahun ini, Pelindo III sudah menyediakan layanan kapal pandu yang siaga selama 24 jam setiap hari untuk pengguna jasa di Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Petugas pandu berperan penting untuk memberikan informasi pada nahkoda tentang kondisi perairan setempat, agar navigasi pelayaran berjalan tertib dan lancar demi keselamatan pelayaran.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here