Bupati Kendal Launching Kampoeng Literasi

0
543
kendalkab.go.id

KENDAL, presidentpost.idBupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si menilai seseorang bisa meningkatkan kesejahteraan hidupnya bila memiliki kemampuan literasi dan terus mengasahnya. Menurutnya, literasi tidak hanya sekedar membaca dan menulis namun lebih dari itu berupa kemampuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ilmu pengetahuan atau ketrampilan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Kendal Mirna, saat meresmikan (launching) “Kampoeng Literasi Rumah Baca Ceria” di Dusun Santren Desa Pagersari Kecamatan Patean. Kemampuan literasi menurut Mirna, perlu ditumbuhkan mulai dari membaca dan menulis sehingga punya pandangan luas tentang segala hal, Kamis (26/10).

“Kemampuan literasi perlu diterapkan secara “step by step” sehingga indidvidu akan menguasai dan memahami dengan benar setiap skill atau kemampuan sehingga siap untuk melangkah ke tingkatan yang lebih tinggi,” tandas Bupati Kendal Mirna.

Bupati minta seluruh masyarakat Kabupaten Kendal mau berjuang untuk memerangi buta aksara. Dia mengapresiasi dibentuknya Kampoeng Literasi sebagai salah satu cara untuk memerangi buta aksara di Kabupaten Kendal.

Sementara, Kepala Bidang Keaksaraan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr Kastum mengatakan, literasi terutama membaca dan menulis merupakan ‘cakrawala dunia’. “Mari bapak-bapak dan ibu-ibu, mulai sekarang jangan tidak ada yang membaca,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kastum mengatakan, kampung literasi merupakan sebuah program dari gerakan Literasi Nasional yang akan dicanangkan besok (27/10). “Gerakan literasi nasional bertujuan untuk menumbuhkembangkan gemar membaca. Jangan sampai ada masyarakat Kabupaten Kendal yang belum bisa baca dan tulis. Kabupaten Kendal menurut data kemendikbud, 14.282 orang (2,82 %) masyarakat di Kabupaten Kendal masih buta aksara. Kabupaten Kendal berada di urutan ke-14 dari 35 kabupaten kota di Jawa Tengah dalam peringkat buta aksara. Sehingga merupakan tugas yang sangat berat untuk dilakukan,” papar Kastum.

Sementara itu, Munawar, koordinator relawan rumah baca dan kampung literasi mengatakan, masyarakat sangat antusias dalam mendukung gerakan gemar membaca di rumah baca sebagai pemicunya. Selain itu, di rumah baca juga diadakan kegiatan antara lain beternak kelinci, membuat alat-alat dari gerabah dan UMKM. (KENDALKAB/TPP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here