Presiden Jokowi Harapkan ASEAN-Kanada kirimkan Pesan Keterbukaan Ekonomi

0
315
foto : bisniskini.com

JAKARTA, presidentpost.id – Presiden Joko Widodo menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap upaya pembentukan perdagangan bebas ASEAN-Kanada.

Presiden Jokowi mengkhawatirkan berkembangnya gejala proteksionisme melalui penerapan hambatan tarif dan non tarif yang kali ini justru banyak datang dari negara maju, demikian dilansir dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden oleh Bey Machmudin.

Dukungan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-Kanada yang digelar pada Selasa (13/11), di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina.

“ASEAN dan Kanada harus mengirimkan pesan kepada dunia bahwa keterbukaan ekonomi yang inklusif akan membawa manfaat bagi rakyat kita,” ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menyatakan pentingnya kemitraan ASEAN-Kanada untuk mengembangkan ekonomi terbuka yang inklusif dan saling menguntungkan keduanya.

“Kita gunakan perayaan 40 tahun ini untuk mempertebal komitmen bahwa kerjasama ASEAN-Kanada harus ditingkatkan dan menguntungkan kedua pihak,” ucap Presiden Jokowi. (PRN/TPP)

Dan dihari yang sama Presiden Jokowi menghadiri KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Peringatan 40 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-AS, yang digelar pada Senin (13/11). Acara tersebut dilaksanakan di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina.

Presiden Jokowi (Joko Widodo) berharap kemitraan strategis ASEAN-AS (Amerika Serikat) dapat memberikan kontribusi lebih bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia. Mengingat kemitraan strategis ASEAN dan Amerika Serikat meliputi sejumlah bidang, mulai dari politik, keamanan, hingga perekonomian.

Lebih lanjut menurut Presiden Jokowi, ASEAN juga memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan kawasan lain. Dengan penduduk sekitar 640 juta jiwa, kawasan yang cukup stabil, dan pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas pertumbuhan ekonomi dunia, maka ASEAN akan dapat menjadi mitra strategis Amerika Serikat.

“Saya yakin Presiden Trump akan melihat kerja sama ekonomi dalam konteks yang lebih luas dengan hasil win-win cooperation,” ungkap Presiden.

Sumber Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here