Gubernur Jawa Tengah Menandatangani Keputusan UMK 2018

0
312
www.tribunnews.com

SEMARANG, presidentpost.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menandatangani surat keputusan UMK 2018 pada 20 November 2017. Sebelumnya, Gubernur Ganjar sudah mengundang perwakilan serikat buruh dan para pengusaha di rumah dinas Puri Gedeh untuk membahas mengenai penentuan UMK 2018.

Penetapan UMK ini mengacu PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Di beberapa kabupaten/kota nominalnya ada yang melebihi ketentuan dalam PP yang harus naik 8,71 persen.

“Di beberapa tempat ada yang tidak persis, tapi rata-rata melebihi dari PP, jangan khawatir sebab semuanya tidak ada yang di bawah PP,” kata Ganjar, Selasa (21/11/2017). Dikutip dari tribunnews.com

Dalam SK tersebut terdapat sejumlah poin di antaranya bahwa upah minimum ini adalah upah bulanan terendah terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap.

UMK ini juga berlaku bagi buruh dengan tingkat terendah yang mempunyai masa kerja kurang dari setahun.

“Bagi buruh yang masa kerjanya satu tahun lebih, pengusaha wajib menyusun dan melaksanakan struktur dan skala upah (SUSU) dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan dan kompetensi serta diberitahukan ke seluruh pekerja di perusahaan,” Ganjar menambahkan merujuk SK.

Pada poin lain, pengusaha yang tak mampu melaksanakan ketentuan upah minimum dapat mengajukan penangguhan kepada Gubernur Jawa Tengah atau pejabat yang ditunjuk sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, paling lama 10 (sepuluh) hari sebelum berlakunya Keputusan ini.

Kemudian, pengusaha yang telah memberikan upah lebih tinggi dari ketentuan upah minimum, dilarang mengurangi atau menurunkan besarnya upah yang telah diberikan.

Bagi perusahaan yang wilayah kerjanya meliputi beberapa kabupaten/kota dilarang membayar upah pekerjanya lebih rendah dari upah minimum yang berlaku di kabupaten/kota.

Adapun nominal UMK 2018 yang telah disetujui oleh Gubernur Jateng yaitu:

Kota Semarang : Rp 2.310.087,50
Kabupaten Demak : Rp 2.065.490
Kabupaten Kendal : Rp 1.929.458
Kabupaten Semarang : Rp 1.900.000
Kota Salatiga : Rp 1.735.930,06
Kabupaten Grobogan : Rp1.560.000
Kabupaten Boyolali : Rp 1.651.650
Kota Surakarta : Rp 1.668.700
Kabupaten Sukoharjo : Rp1.648.000
Kabupaten Sragen : Rp 1.546.492,72
Kabupaten Karanganyar : Rp1.696.000
Kabupaten Wonogiri : Rp 1.524.000
Kabupaten Klaten : Rp1.661.632,35
Kabupaten Batang : Rp 1.749.900
Kota Pekalongan : Rp 1.765.178,63
Kabupaten Pekalongan : Rp 1.721.637,55
Kabupaten Pemalang : Rp 1.588.000
Kota Tegal : Rp 1.630.500
Kabupaten Tegal : Rp 1.617.000
Kabupaten Brebes : Rp 1.542.000
Kabupaten Blora : Rp 1.564.000
Kabupaten Kudus 1.892.500
Kabupaten Jepara : Rp 1.739.360
Kabupaten Pati : Rp 1.585.000
Kabupaten Rembang : Rp 1.535.000
Kota Magelang : Rp 1.580.000
Kabupaten Magelang : Rp 1.742.000
Kabupaten Purworejo : Rp 1.573.000
Kabupaten Temanggung : Rp 1.557.000
Kabupaten Wonosobo : Rp 1.585.000
Kabupaten Kebumen : Rp 1.560.000
Kabupaten Banyumas : Rp 1.589.000
Kabupaten Cilacap : Rp 1.841.209
Kabupaten Banjarnegara : Rp 1.490.000
Kabupaten Purbalingga : Rp 1.655.200. (TPP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here