Peran PGN Dalam Meningkatkan Perekonomian Nasional

0
845
Foto: Liputan6

JAKARTA, presidentpost.idPT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) konsisten berperan serta mewujudkan kedaulatan energi yang diusung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedaulatan energi ini tentunya berujung pada meningkatnya perekonomian nasional.

Saat ini, PGN terus melakukan pembangunan dan memperluas infrastruktur gas di seluruh Indonesia guna mengenalkan gas bumi sebagai energi bersih dan memiliki manfaat yang besar. Benar saja, mulai dari rumah tangga, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga industri besar telah memanfaatkan gas bumi PGN.

Division Head of Corporate Communication PGN, Desy Anggia mengatakan, “PGN tetap konsisten untuk menyalurkan gas bumi ke seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya untuk membangun ketahanan dan kedaulatan energi dengan berbagai cara.”

“Dengan cara mengembangkan infrastruktur terintegrasi dari sumber-sumber gas yang ada dan menyalurkannya ke seluruh sektor pengguna gas (kelistrikan, industri, komersial termasuk UMKM dan rumah tangga),ucap Desy.

Desy menambahkan, dengan cara tersebut, maka penyaluran gas akan efisien dan seluruh sektor baik yang ekonomis maupun tidak ekonomis dapat dilayani karena skema subsidi silang dapat diterapkan.

“Dengan demikian diharapkan gas bumi Indonesia tidak lagi diekspor, tapi digunakan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan domestik,” ujarnya.

Menurutnya, dengan beralih ke gas bumi PGN, biaya produksinya bisa ditekan hingga 40% dari penghematan konsumsi bahan bakar.

Kemudian Desy menambahkan, industri merupakan salah satu kontributor untuk pertumbuhan ekonomi nasional. Agar industri terutama yang kecil dan menengah memiliki daya saing, industri dituntut salah satunya untuk bisa efisien dalam pemakaian bahan bakar di setiap kegiatan produksinya.

“Keuntungan lain menggunakan gas bumi PGN adalah adanya beragam penyaluran gas. Tidak lagi terbatas pada penyaluran melalui pipa saja, melainkan pemanfaatan gas dengan metode lain seperti CNG (Compressed Natural Gas),”sebut Desy.

Desy mengatakan “Pelaku industri menengah dan menengah ke bawah seperti restoran dan hotel tetap bisa menikmati gas meskipun tidak ada sambungan ke jaringan pipa gas karena ada dalam bentuk CNG yang diantar ke pelanggan dengan kendaraan khusus,”

Saat ini PGN juga memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai daerah, salah satunya dengan menyasar seluruh kawasan industri di Tanah Air. Misi menyalurkan gas bumi di seluruh kawasan industri ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk menggenjot peningkatan investasi baru yang terintegrasi dalam satu kawasan.

Apalagi, pemanfaatan bahan bakar gas yang terbukti lebih efisien memberi keuntungan bagi pelaku usaha sehingga bisa menekan ongkos produksi dan otomatis mendorong daya saing industri nasional.

kemudian Direktur Komersial PGN Danny Praditya menambahkan “Pasokan gas bumi di kawasan industri ini adalah upaya kami merealisasikan program konversi energi ke gas bumi. Pemanfaatan gas bumi yang efisien, ramah lingkungan dan aman terbukti berhasil mendorong daya saing sektor industri nasional terus meningka.”

Langkah itu sejalan dengan rencana pemerintah untuk menggenjot peningkatan investasi baru yang terintegrasi dalam satu kawasan. Apalagi, pemanfaatan bahan bakar gas yang terbukti lebih efisien memberi keuntungan bagi pelaku usaha sehingga bisa menekan ongkos produksi dan otomatis mendorong daya saing industri nasional.

Dalam PGN 360 Degree Integrated Solution, PGN memberikan layanan penggunaan gas bumi dari hulu hingga hilir. Seperti, menyediakan gas bumi melalui anak usaha Saka Energi, menyediakan gas bumi dalam bentuk gas alam cair (LNG), CNG sampai melalui jaringan pipa gas bumi yang tersebar di 19 kabupaten/kota di 12 provinsi.

Saat ini PGN telah memasok lebih dari 1.658 industri besar dan pembangkit listrik, lebih dari 1.984 pelanggan komersial, dan 177.710 pelanggan rumah tangga. Konsumen PGN tersebut tersebar di 19 kabupaten/kota di 12 provinsi, di antaranya Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Sorong Papua.

PGN akan tetap agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional. Saat ini infrastruktur pipa gas yang dibangun dan dioperasikan PGN mencapai lebih dari 7.450 km atau setara dengan 80% pipa gas bumi hilir nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here