BRI Akuisisi 35% dari Saham Bahana Artha Ventura

0
873
Foto : Ilustrasi kantor Bank BRI infoperbankan.com

JAKARTA, presidentpost.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah mengakuisisi membeli PT Bahana Artha Ventura (BAV) senilai Rp 71,32 miliar, dalam transakssi ini BAV menerbitkan 71.207 lembar saham baru atau 35 persen saham PT Bahana Artha Ventura (BAV).

Pengakuisisian BAV memang telah direncanakan BBRI sebagai bagian dari strategi pertumbuhan non-organik yang telah ditetapkan dalam Rencana Jangka Panjang Perseroan tahun 2013-2017 dan dituangkan sebagai salah satu strategi perusahaan dalam Rencana Bisnis Bank 2017-2019.

Salah satu pertumbuhan non-organik yang direncanakan oleh Perseroan adalah penyertaan pada lembaga keuangan non-bank dengan produk dan jasa yang bersifat complementary atau melengkapi produk dan jasa Perseroan.

Upaya ini merupakan salah satu cara untuk mencapai aspirasi Perseroan untuk menjadi penyedia layanan keuangan terintegrasi kepada nasabah-nasabah Perseroan.

Latar belakang dan tujuan penyertaan perusahaan modal ventura dalam kegiatan bisnis BBRI ditujukan untuk meningkatkan peran serta Perseroan dalam pengembangan pelaku usaha di segmen UMKM, meningkatkan peran serta Perseroan dalam pengembangan perusahaan non-keuangan yang menjadi target Pemerintah, dan meningkatkan kolaborasi inovasi Perseroan dengan start-up fintech.

Pemilihan BAV sebagai investee di antaranya didasarkan pada kesamaan fokus bisnis, yaitu UMKM, yang akan mempermudah sinergi ke depan.

Sementara itu, struktur BAV dan perusahaan anak BAV yang tersebar di seluruh daerah sangat tepat untuk mendukung peran serta Perseroan dalam penyertaan pada perusahaan non-keuangan dan program-program Pemerintah lainnya.

Di sisi lain, PT Bahana Artha Ventura menjalankan kegiatan usahanya sebagai perusahaan modal ventura dengan kegiatan utama meliputi penyertaan saham, penyertaan melalui pembelian obligasi konversi, pembiayaan melalui pembelian surat utang yang diterbitkan pasangan usaha pada tahap rintisan awal dan/atau pengembangan usaha, dan/atau pembiayaan usaha produktif.

Akuisisi BAV oleh BBRI diklasifikasikan sebagai transaksi afiliasi karena sebelumnya 99.45% saham BAV dikuasai oleh PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia yang juga berada dibawah pemerintah.

Setelah transaksi ini, susunan pemegang saham BAV berubah menjadi PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia sebanyak 64,65%, BBRI sebanyak 35%, dan Koperasi Karyawan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia sebanyak 0,35%.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here