foto : beritasatu.com

JAKARTA, presidentpost.id – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) masih memiliki sejumlah amunisi untuk menopang penguatan kinerja keuangan ke depan. Salah satunya adalah ekspektasi membaiknya tingkat permintaan pasar dalam negeri, seiring dukungan kebijakan pemerintah untuk masyarakat.

Analis Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto mengatakan, Indofood CBP masih memiliki ruang untuk bertumbuh lebih pesat tahun depan. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa kebijakan pemerintah akan lebih populis guna mengantisipasi pemilu tahun 2019.

“Perseroan masih memiliki ruang untuk percepatan peningkatan penjualan produk mie, seiring dengan ekspektasi peningkatan anggaran subsidi pemerintah. Kami menilai bahwa pertumbuhan penjualan mie berkorelasi positif terhadap peningkatan anggaran subsidi pemerintah,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini, mengutip dari beritasatu.com, Jumat (24/11)

Sedangkan ruang penopang pertumbuhan penjualan susu olahan (dair y) perseroan ditopang atas peningkatan populasi produktif Indonesia. Menurut dia, jumlah penduduk Indonesia yang bertumbuh dan besar bisa menjadi faktor penguat permintaan susu olahan ke depan.

“Kami memperkirakan bahwa volume penjualan mie instan dan susu olahan akan bertumbuh masing-masing 0,5% dan 0,6% tahun depan,” terangnya, mengutip dari beritasatu.com, Juamt (24/11)

Terkait tren penjualan divisi produk makanan ringan, nutrisi, minuman dan bumbu olahan, dia menjelaskan, tetap kuat ke depan. Pertumbuhan volume penjualan makanan ringan diharapkan mencapai 18% tahun depan. Sedangkan kenaikan volume penjualan minuman ringan bisa mencapai 2% pada 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here