BRI dan BTPN Memegang Jaringan Laku Pandai di Indonesia

0
435
Foto:Konfrensi pers Microsave Indonesia dan Helix Institute of Digital Finance terkait survei agen laku pandai 2017 di Hotel Grand Hyatt, Senin (4/12/2017) kompas.com

JAKARTA,Presidentpost.id– PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI dan PT Bank Tabungan Pembangunan Nasional Tbk ( BTPN) menjadi dua bank yang menguasai jaringan agen jasa keuangan digital di Indonesia hingga September 2017.

BRI dan BTPN masing-masing menguasai 51 persen dan 29 persen agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif).

Demikian menurut survei Helix Institute of Digital Finance yang dipaparkan oleh Microsave Indonesia. Survei dilakukan dengan mewawancarai sampel sebanyak 1.300 agen laku pandai dari 15 provinsi di Indonesia sepanjang Juli hingga September 2017.

Survei ini dilaksanakan untuk memberikan rekomendasi kepada penyedia agen laku pandai untuk mengembangkan jaringan keagenan yang berkelanjutan di Indonesia.

Direktur Microsave Indonesia Grace Retnowati mengatakan, dalam survei ini menunjukkan telah terjadi perkembangan pesat dalam jumlah agen laku pandai di Indonesia.
“Jaringan keagenan di Indonesia didominasi oleh beberapa pemain besar seperti BRI dan BTPN, dimana keduanya menguasai 80 persen dari pangsa pasar rekening yang ada,”ucapĀ  Grace di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Hasil survei mengungkapkan jika transaksi pengiriman uang atau transfer di konter (Over-the Counter Money Transfer) dan pembayaran tagihan merupakan produk utama dari jasa keuangan digital di Indonesia.

Dalam survei ini, Indonesia merupakan salah satu negara, dari 11 negara di kawasan Asia dan Afrika yang dipilih berdasarkan kontribusi terhadap perkembangan jasa keuangan digital secara global.

Survei Helix Institute of Digital Finance yang dipaparkan oleh Microsave Indonesia ini memasuki tahun kedua, setelah sebelumnya melakukan riset serupa di bidang perbankan pada 2017.

Sebelumnya, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada September 2017, jumlah agen laku pandai di Indonesia telah mencapai 428.852 agen dari target 1 juta agen laku pandai pada 2020 mendatang.Kemudian, dari sisi jumlah rekening mencapai 11.808.868 nasabah dengan jumlah outstanding tabungan mencapai Rp 1,3 triliun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here