Telkom Menjadi Perusaahan Yang Paling Diminati Para Pencari Kerja

0
1169
Foto:wikipedia.org

JAKARTA,Presidentpost.id-Desain interior kantor Telkom di Telkom Landmark Tower, di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, terlihat modern. Interior kantor Telkom itu seperti umumnya suasana kantor perusahaan rintisan (startup).

Dindingnya dirancang minimalis serta dibalur cat warna-warni yang sedap dipandang mata, ruang kerjanya terlihat tanpa sekat. Di sudut ruang lainnya, manajemen Telkom sedang menyediakan fasilitas employee center, yang dilengkapi alat-alat olah raga, instrumen musik, dan restoran.

Telkom menghadirkan suasana kerja nyaman atau jam kerja yang fleksibel seperti layaknya perusahaan rintisan digital yang ritme kerjanya serba dinamis, fleksibel, modern, dan ramah teknologi. Inilah strategi Telkom meningkatkan citra perusahaan di mata pencari kerja. Hal ini diamini Herdy R. Harman, Chief of Human Capital Officer PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. atau Telkom.

Manajemen Telkom melakukan sederet program untuk mendongkrak gengsi perusahaan di mata calon pekerja. “Employee value proposition (EVP) Telkom adalah perusahaan yang kreatif, dinamis, dan fun environment. Saya jadikan itu sebagai tagline Telkom. Bekerja di perusahaan ini harus menyenangkan,” kata Herdy selaku Chief of Human Capital Officer.

Penekanan Herdy mengenai hal itu setali tiga uang dengan pendapat pengamat SDM, Budi W. Soetjipto. Wakil Rektor Universitas Pertamina ini mengungkapkan, terkait employer branding, perusahaan yang mencantumkan EVP di kontrak kerja kepada pencari kerja akan mengerek citra perusahaan.

Menurut Budi, bentuk konkret EVP itu misalnya berupa gaji, fleksibilitas bekerja, aksesbilitas, dan reputasi perusahaan. Terkait hal ini, Telkom tidak setengah-setengah menawarkan

EVP kepada pencari kerja atau pegawainya. Manajemen Telkom ingin meningkatkan produktivitas pegawai yang disertai ketersediaan fasilitas dan kenyamanan bekerja serta fleksibilitas jam kerja untuk merangsang kreativitas dan budaya inovasi.

Citra Telkom adalah sebagai perusahaan yang reputasi dan gengsinya menyedot minat pelamar kerja. Setiap tahun Telkom kebanjiran surat lamaran kerja yang dilayangkan 52 ribu orang. Terkait hasil survei Employer Branding tahun ini.

Herdy menjelaskan, “Telkom meningkatkan employer branding yang sesuai dengan ekspektasi pencari kerja, yakni pegawai menginginkan perusahaan yang mendukung kreativitas, suasana kerja yang dinamis, dan lingkungan yang menyenangkan. Itu adalah kultur digital yang kreasikan di sistem Telkom,” jelas  Herdy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here