Sido Muncul Menggelar Seminar Obat Herbal

0
609
foto : tribunnews.com

12 Desember 2017, presidentpost.id – Kekayaan sumber daya alam Indonesia tak perlu lagi diragukan. Tanah yang subur menjadi keunggulan Tanah Air untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman. Termasuk diantaranya adalah tanaman obat.

Selaras dengan kemajuan IPTEK, usaha untuk mengolah tanaman obat menjadi ramuan obat tradisional pun terus dikembangkan. Bahkan, kini Anda bisa mengonsumsinya secara praktis dan mudah, baik itu dikemas dengan bentuk kapsul, minuman berkhasiat, maupun obat herbal cair.

Bukan hanya itu, penggunaan obat herbal ini didukung oleh badan World Health Organization (WHO) dalam pemeliharaan kesehatan, pencegahan dan pengobatan penyakit kronis, penyakit degeneratif, dan kanker.

Berdasarkan hal tersebut, bertempat di Universitas Warmadewa, Bali, Sabtu (9/12), PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk. bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, mengadakan seminar herbal dengan mengangkat tema “Masa Depan Herbal Indonesia untuk Kesehatan, Journey from Laboratory to the Market”, mengutip dari tribunnews.com

Dalam seminar ini, hadir 300 peserta yang berasal dari kalangan kedokteran, peneliti, dan mahasiswa, di Bali dan sekitarnya.

Materi yang disampaikan oleh para pembicara adalah mengenai industri herbal serta kebijakan pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia. Salah satu topik yang menjadi perbincangan hangat yaitu mengenai uji manfaat produk Tolak Angin.

Seminar herbal yang dilakukan Sido Muncul ini merupakan seminar yang ke-38 kalinya diadakan dalam mensosialisasikan penggunaan obat herbal.

Seminar telah diadakan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Ungaran, Banjarmasin, Yogyakarta, Medan, Lampung, Pekanbaru, Padang, Palembang, Solo, Bali, Makassar, Surabaya, Jombang, Batam, dan Magelang.

“Melalui seminar herbal seperti ini diharapkan dunia kedokteran memiliki wawasan yang luas mengenai perkembangan industri jamu, penelitian-penelitian yang dilakukan, juga penggunaan jamu untuk pelayanan kesehatan. Kami juga berupaya untuk melakukan edukasi melalui kerjasama dengan sejumlah fakultas kedokteran,” ujar Direktur PT. Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat, mengutip dari tribunnews.com

“Seperti halnya produk Tolak Angin, Sido Muncul telah melakukan berbagai penelitian seperti Uji Toksisitas dan Uji Khasiat bersama Universitas Sanata Dharma dan Universitas Diponegoro. Hasilnya, minum Tolak Angin dalam jangka panjang tidak menimbulkan efek samping jika diminum sesuai dosis anjuran,” tambahnya, mengutip dari tribunnews.com

Selain seminar, Sido Muncul juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Warmadewa mengenai Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Universitas Warmadewa Prof. dr. I. Dewa Putu Widjana, DAP&E.Sp. Park dan Direktur PT. Sido Muncul Irwan Hidayat.

Pada kesempatan yang sama, Sido Muncul memberikan bantuan bagi korban bencana alam Gunung Agung senilai Rp. 200 juta. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur PT Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat kepada Koordinator Posko Bencana Gunung Agung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa dr. Sarmadi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here