Pemerintah Bekerja Sama Dengan 11 Perusahaan Untuk Menyerap Lulusan Pesantren

0
227
foto : okezone.com

JAKARTA, 21 Desember 2017, presidentpost.id – Pemerintah gandeng 11 perusahaan besar dalam menjalankan program kemitraan ekonomi umat. Kelompok usaha besar ini nantinya akan menyerap lulusan santri dari pondok pesantren.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, 11 kelompok usaha besar nantinya akan berpartisipasi menjalin kemitraan dengan kelompok keagamaan seperti pondok pesantren, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis ormas keagamaan serta kelompok petani yang berafiliasi dengan ormas keagamaan.

“Kita harapkan lulusan pondok pesantren diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga memiliki daya saing sebagai insan pembangunan Indonesia,”ujarnya, dalam konferensi pers tentang Ekonomi Umat, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/12), mengutip dari okezone.com

Adapun 11 kelompok usaha yang turut berpartisipasi di antaranya Adaro, AKR Corporindo, Alfamart, Dharma Sukses Nusantara, Djarum, Garuda Food, Kirana Megatara, Seger Agro Nusantara. Kemudian, Bangun Karso Group, Sinarmas Group (Sinarmas APP, Sinarmas Asuransi dan Berau Coal) dan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Hingga saat ini, 11 kelompok usaha besar ini telah menjalin kemitraan dengan 181 pondok pesantren, 24 SMK berbasis agama, 3.3?5 kelompok tani, 83 koperasi dan 1.177 UMKM.

Darmin berharap, program ini pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kelompok keagamaan dan memperluas cakupan kerja perusahaan-perusahaan yang terlibat.

“Dengan demikian, pemberdayaan atau enpowerment umat diharapkan dapat terwujud,”tegasnya, mengutip dari okezone.com

Untuk diketahui, program Kemitraan Ekonomi Umat merupakan gerakan yang ditindaklanjuti dalam kongres ekonomi umat yang digagas Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada April 2017. Kongres menghasilkan suatu deklarasi yang isinya bertujuan untuk mewujudkan arus baru perekonomian Indonesia.

Direncanakan program Kemitraan Ekonomi Umat akan diselenggarakan pada Januari 2018 di Karawang, Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here