Bupati Banyuwangi Mengecek Sejumlah Rencana Pembangunan Infrastruktur

0
891
merdeka.com

BANYUWANGI, presidentpost.id – Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengecek sejumlah rencana pembangunan infrastruktur dasar. Anas mengunjungi Desa Sempu, Kecamatan Sempu, meninjau sejumlah ruas jalan poros desa, yang akan dilakukan proyek pelebaran dan dihotmix.

“Jalan ini akan dilebarkan, cukup jauh jaraknya, 14,5 kilometer, mulai Jalan Setail, melewati jalan Sumberwadung hingga Jalan Sariman,” ujar Anas kepada wartawan, Minggu (7/1).

Anas menjelaskan, jalan poros desa ini dilebarkan karena jalur ini tergolong penting. Ada lima sekolah dan puskesmas di sepanjang jalan ini. Selain itu, jalan ini juga akses menuju Stasiun Setail.

“Makanya jalur ini tergolong padat sehingga perlu dilebarkan. Selain dilebarkan, jalan ini juga akan dilakukan pekerjaan hotmix beton menyesuaikan Karena kontur tanahnya yang gerak, makanya perlu dibeton,” kata Anas, dikutip dari detik.com.

“Kita ingin ini bisa cepat. Sudah saya minta Pak Muji (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Banyuwangi) agar lelang agak cepat, saya minta segera akhir Januari ini atau paling lambat awal Februari. Setelah itu pekerjaan sekitar 6 bulan, dan pertengahan 2018 sudah bisa dinikmati warga,” papar Anas yang didampingi jajaran Pemkab Banyuwangi dan para aparat desa.

Anas mengatakan, pada tahun ini pembangunan akan menyasar infrastruktur pedesaan, termasuk jalan pedesaan dengan kontur tanah bergerak. “Jalan pedesaan dengan kontur tanah bergerak akan dicor. Karena kalau tidak dicor, biaya perawatannya tinggi. Belum lagi banyak warga yang protes karena jalan baru dibangun, ternyata rusak lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan, tahun ini sejumlah jembatan juga akan dilebarkan dari rata-rata empat meter menjadi enam meter. “Saya lupa detilnya, kalau tidak salah ada delapan jembatan yang masuk perencanaan tahun ini. Ada juga jembatan yang sebelumnya hanya untuk roda dua, tahun ini kita perlebar sehingga mobil bisa masuk,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya dan Penataan Ruang (CKPR) Mujiono menambahkan, tahun ini Pemkab Banyuwangi mengalokasikan dana Rp 375 miliar untuk sektor infrastruktur, mulai jalan, jembatan, hingga infrastruktur pendukung pertanian.

“Jembatan juga menjadi prioritas untuk membuka aksebilitas daerah,” jelasnya.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here