Wali Kota Tangerang: Cukup Dengan Menjaga Fasilitas

0
119
tangerangpos.com

KOTA TANGERANG, presidentpost — Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta agar Kepala Sekolah (Kepsek) tidak lagi mendapatkan double job sebagai Plt Kepsek. Hal itu disampaikan saat aca­ra tasyakuran bersama warga di ling­kungan SMPN 26 yang berlokasi di Kecamatan Batuceper dan SMPN 32 di wilayah Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Selasa (9/1).

Menurut Arief, jika Kepsek double job sebagai Plt Kepsek, hal tersebut bisa menggangu konsentrasi kinerjanya. “Akhirnya ide dan pemikirannya bisa terpecah, jadi kurang maksimal,” ung­kap Arief dalam sambutannya, dikutip dari satelitnews.co.id.

Untuk penetapan kepala sekolah definitif, Arief mengaku butuh koordi­nasi dengan Kementerian Dalam Neg­eri (Kemendagri). “Jadi untuk menung­gu yang definitif nanti bisa guru atau wakil kepala sekolah yang ditunjuk se­bagai Plt,” jelasnya.

Arief juga mengatakan, sejumlah SMP negeri yang baru dibangun oleh Pemkot Tangerang lebih besar dari yang sudah ada. “Bahkan kami menilai sekolah baru jauh lebih bagus dari milik swasta, karena lebih representatif,” un­gkapnya.

Arief berharap pembangunan dua unit SMP yang menghabiskan dana hingga Rp 11 miliar itu bisa menjadi wadah untuk membangun akhlak anak. “Tentunya akhlak yang baik dan bagus, yaitu berlandaskan akhlakul karimah,” tambahnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersyukur, karena semua kebutuhan dasar masyarakat telah dipenuhi oleh Pemerintah Kota Tangerang. “Cara ber­syukur atas kemudahan tersebut mu­dah, cukup dengan menjaga fasilitas tersebut,” tukasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman menam­bahkan, pihaknya akan melakukan koor­dinasi dengan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang terkait kepala sekolah. “Kema­rin juga sudah dilaksanakan tes terhadap puluhan guru calon kepala sekolah. Jadi tinggal diambil saja,” ucapnya.

Abduh mengaku, usulan dari Wali Kota akan segera dijalankan olehnya. “Karena proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah mulai ber­jalan, jadi kita juga tidak mau berlarut-larut,” tambahnya.

Abduh juga berpendapat, bahwa nanti Plt yang akan ditugaskan tidak menutup kemungkinan menjadi ke­pala sekolah definitif. “Ya itu bisa saja, tergantung kinerja dan intergritas mer­eka,” tukasnya.(TPP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here