Inilah Cara Merawat Motor Trail Menurut Honda

0
317
foto : tribunnews.com

JAKARTA, 16 Januari 2018, presidentpost.id– Selera berkendara dengan motor trail kini makin meningkat di Indonesia. Tak sekadar sebagai sebuah motor untuk petualangan, menunggangi motor trail juga menjadi bagian dari gaya hidup.

Agar nge-trail makin asyik, Astra Honda Motor (AHM) membagikan beberapa tips sebelum memulai aktivitas berkendara offroad dengan motor trail. Apa saja? Yuk simak!

Bagi offroader pecinta adventure, berkendara dengan sering membuka dan menutup handle gas merupakan hal yang lumrah menyesuaikan dengan kontur jalan yang dilalui. Dengan karakter seperti itu kinerja mesin menjadi maksimal dan cepat panas. Oli di ruang mesin pun jadi lebih mudah menguap.

Pengguna motor trail Honda seperti CRF150L disarankan menggunakan oli mesin dengan tingkat keenceran tinggi seperti AHM Oil MPX-1 10W-30. Pabrikan merekomendasikan, setiap 4.000 km dilakukan pergantian oli mesin.

Pengguna juga harus lebih sering melakukan pengecekan dengan cara melihat stik level oli mesin apakah masih sesuai dengan standar ketinggian oli atau kurang dari standar. Jika ada di batas bawah, tambahkan oli baru sampai batas tengah.

Throttle gas dan tuas kopling

Permainan gas merupakan hal sering dilakukan pada dunia off road. Settingan throttle gas atau tuas gas menjadi perhatian lebih bagi para off roader. Untuk mendapatkan tarikan motor yang responsif, rider dapat mempertahankan jarak bebas tuas gas sekitar 2-6 mm.

Begitu pula dengan handle kopling. Problem yang biasa terjadi adalah kopling slip pada dunia off road maupun on road.Hal ini dapat dicegah dengan cara menjaga jarak main bebas kopling 10-20 mm dan hindari penggunaan setengah kopling bersamaan putaran handle gas yang tinggi.Hal ini dapat dicegah dengan cara menjaga jarak main bebas kopling 10-20 mm dan hindari penggunaan setengah kopling bersamaan putaran handle gas yang tinggi.

Jangan mencuci rantai roda dengan minyak sembarangan. Cukup lumasi dengan chain lube untuk menjaga kehausan dari rantai roda.

Rim lock

Rim Lock atau stopper ban atau yang sering disebut dengan enduro merupakan perangkat mekanis untuk mengunci velg antara ban dalam dan ban luar, khususnya saat ban kurang angin.

Kondisi ini dapat mengakibatkan slipnya ban dalam dan robeknya pentil ban motor.

Untuk All New Honda CRF150L, velg depan dan belakang motor ini sudah disediakan lubang yang dapat dipasangi rim lock.

 

Steering Nut

Motor trail ini memang sangat cocok untuk manufer loncat-loncatan. Tapi rider harus sering mengecek pada steering stemdengan cara mencoba kelancaran dari steering kemudi, saat belok ke kanan maupu ke kiri.

Jika steering stem kendaraan padaoff roader mengalami seret atau terlalu kendor saat manuver berbelok, segeralah bawa ke bengkel AHASS untuk dilakukan setting atau pergantian bearing pada steering stem.

PGM-FI :

Motor trail seperti All New Honda CRF150L telah dilengkapi dengan sensor bank angle yang berfungsi mematikan mesin secara otomatis ketika motor mengalami kemiringan 55  5 derajat selama 5 detik saat motor terjatuh.

Rider tak perlu panik jika mengalami hal seperti ini. Cukup tegakkan lagi kendaraan, geser posisi kunci ke off, kemudian pindahkan lagi ke posisi on, lalu starter ulang motornya.Teknologi PGM-FI Honda dapat menyesuaikan kondisi lingkungan saat berkendaraan tanpa perlu mengatur campuran bahan bakar dan udara saat berpindah-pindah lingkungan berkendara. Jika motor dalam keadaan miring karena gaya sentrifugal saat berbelok, mesin akan tetap menyala.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here