Danareksa Sekuritas : Pendapatan PT Timah Di Targetkan Naik Rp 9,48 Triliun di Tahun 2018

0
894

JAKARTA,presidentpost.id – PT Timah Tbk (TINS) diperkirakan mampu untuk mempertahankan pertumbuhan keuntungan hingga akhir tahun. Pertumbuhan didukung faktor ekspektasi peningkatan produksi refined tin (timah olahan) perseroan dan harga jual komoditas ini di pasar global.

Danareksa Sekuritas menargetkan peningkatan pendapatan menjadi Rp 9,48 triliun pada 2018, dibandingkan perkiraan tahun 2017 sebesar Rp 8,61 triliun dan realisasi 2016 sebesar Rp 6,96 triliun.

Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai Rp 377 miliar tahun ini, dibandingkan estimasi tahun lalu sebesar Rp 366 miliar dan perolehan tahun 2016 sebesar Rp 252 miliar.

Analis Danareksa Sekuritas Stefanus Darmagiri mengatakan, “Kami memperkirakan kemampuan Timah untuk menghasilkan laba tetap membaik tahun ini. Hal ini mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham TINS dengan target harga Rp 1.100. Target harga tersebut juga merefleksikan PE tahun ini sekitar 21,2 kali,” ucap Stefanus tulis  dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Ekspektasi kenaikan laba perseroan dipengaruhi faktor pertumbuhan volume produksi perseroan. Danareksa Sekuritas memperkirakan volume produksi perseroan akan bertumbuh konservatif mencapai 6,7% menjadi 32.000 ton tahun ini, dibandingkan proyeksi dari manajemen Timah mencapai 15-20%.

Peningkatan produksi perusahaan yang tergabung dalam holding tambang di bawah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) ini berasal dari pembukaan dua tambang timah onshore di Bangka dan Belitung, penambahan tambang offshore timah perseroan, dan target pengoperasian fuming plant pada kuatal II-2018. Tahun lalu, perseroan diperkirakan mencetak kenaikan volume produksi sekitar 26,3% menjadi 30.277 ton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here