Angkasa Pura Kucurkan Anggaran Rp4,13 Triliun Untuk Pembebasan Lahan Bandara Internasional Kulonprogo,

0
257

YOGYAKARTA, presidentpost.id – PT Angkasa Pura I (AP I) hingga saat ini telah mengeluarkan biaya ganti rugi sebesar Rp4,13 triliun untuk pembebasan lahan Bandara Internasional Kulonprogo, DIY sebagai pengganti Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

GM Bandara Internasional Adisutjipto Agus Pandu Purnama mengatakan, luas total tanah yang akan dibebaskan perseroan untuk membangun ban – dara baru tersebut mencapai 587,3 hektare (ha) dengan nilai ganti rugi sebesar Rp4,13 tri – liun. Luas tanah ini terdiri atas lima desa, 19 dusun, 2.700 ke – pala keluarga (KK), dan 4.400 bi – dang tanah.

”Hingga saat ini total tanah yang dibebaskan te – lah mencapai 98,15%. Si sa nya 1,85% atau sekitar 11,48 ha ma – sih dalam proses kon sinyasi,” kata Pandu dalam media visit di Bandara Internasional Adi – sutjipto, Yogyakarta, ke marin. Perseroan menargetkan seluruh lahan akan bebas 100% pada Januari atau paling lambat Februari 2018.

Dengan demikian, proses pembangunan kons truksi dapat dimulai pada April 2018. AP I menargetkan Bandara Internasional Kulon – progo Tahap I dapat selesai pada April 2019. ”Untuk lahan yang belum bebas, kami terus me la – kukan pemahaman dan pen de – katan ke masyarakat. Setelah se lesai kami segera melakukan pembangunan fisik pada April 2018,” jelasnya.

Hingga 19 Januari 2019 ta – nah warga yang sudah dibe bas – kan dengan mekanisme pem ba – yaran langsung sekitar 353,9 ha. Di antaranya tanah warga dengan pembayaran konsinyasi seluas 32,12 ha, Paku Alam Ground yang dilakukan dengan pembayaran melalui konsinyasi sekitar 160,30 ha, dan tanah instansi seluas 11,48 ha.

Dia menjelaskan, nilai ganti rugi untuk pembebasan lahan sekitar Rp4,13 triliun diperoleh dari kas internal perseroan. Na – mun, gantirugi bukanhanyafisik, melainkan nonfisik seper ti kehilangan usaha, alih pro fesi, biaya pindah, biaya pajak, kompensasi masa tunggu, nilai properti sisa, kerusakan fisik bangunan, serta emosional ter kait pelepasan hak atas tempat tinggal.

Sementara itu, Direktur Ang – kasa Pura I Devi Suradji men je – laskan, Bandara Kulonprogo ta – hap I memiliki ka pa sitas se ba – nyak 14 juta pe num pang dengan panjang runway 3.250 m2, luas terminal 142.150 m2, dan par – king apron sebanyak 23 pesawat. ”Bandara Adisutjipto dibangun dengan kapasitas terminal 1,2- 1,5 juta penumpang. Untuk itu perlu adanya bandara baru yang representatif,” kata Devi.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here