ASII Diperkirakan akan Mengantongi Pendapatan Sekitar Rp46 T

0
65

JAKARTA, presidentpost.id – Astra International (ASII) diperkirakan akan mengantongi pendapatan moderat sekitar Rp46 triliun, serta perkiraan laba bersih Rp4,9 triliun, menyusul pencapaian penjualan kendaraan roda empat dan roda dua pada bisnis otomotifnya yang kurang kuat.

Franky Rivan, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia menjelaskan pada 4Q17, Astra International (ASII) diperkirakan akan merilis laporan keuangannya di 27 Februari. sekuritas meyakini performa 4Q17 ASII akan sesuai dengan perkiraan yang moderat (IDR46tr untuk pendapatan dan IDR4,9tr untuk laba bersih).

Perkiraan moderat itu didasari oleh pencapaian perusahaan yang kurang kuat dalam penjualan 4W dan 2W pada periode tersebut. Di 4Q17, ASII menjual 1.15mn 2W unit (turun 4,8% vs. 1,2mn unit di 4Q16) dan 135,2k 4W unit (turun 19,7% vs. 168,4k unit di 4Q16).

Kami menduga persaingan yang meningkat di pasar 4W menjadi penyebab utama di balik kemerosotan ini (pangsa pasar Mitsubishi dan Wuling di pasar 4W 4Q17 mencapai 15,5% secara kumulatif, dibandingkan pangsa pasar 11,4% pada 3Q17).

“Perlu dicatat bahwa pangsa pasar 4W FY17 ASII turun di 53,6% (vs. FY16 sebesar 55,7%). Namun, meski mengalami penurunan pada pangsa pasar 4Q17 4W, kami optimis bahwa ASII akan terus mempertahankan posisi utama di 2018. Kami memproyeksikan ASII untuk mencapai pangsa pasar 4W sebesar 53,7% hingga akhir 2018,” jelasnya.

Sekuritas mempertahankan TP sebesar IDR9.125 pada ASII meskipun kami downgrade rekomendasi kami dari Trading Buy menjadi Hold sesuai dengan kenaikan harga sahamnya baru-baru ini, yang mempermahal valuasi perusahaan.

Diperhatikan bahwa selama 10 tahun valuasi historisnya, perusahaan jarang diperdagangkan lebih dari 20x P/E, yang merupakan salah satu pertimbangan utama untuk downgrade rekomendasi kami. Target harga berbasis SOTP menyiratkan 18,4x P/E terhadap estimasi 2018F. (TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here