Astra International Menggandeng Hongkong Land Mengembangkan Proyek Apartemen

0
452
PROXY Director Theodore Chuang, Head of Residential Development PT Brahmayasa Bahtera Wibowo Muljono, dan Proxy Director Panji Nurfirman saat peluncuran Arumaya di Jakarta, Rabu (31/1/2018). PT Astra International Tbk. melalui PT Brahmayasa Bahtera menggandeng Hongkong Land dalam mengembangkan proyek apartemen Arumaya di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan senilai Rp 1 triliun.

PALMERAH, presidentpost.id – Setelah sukses mengembangkan Anandamaya Residence di Jalan Sudirman, Jakarta, PT Astra International Tbk, kembali menggandeng Hongkong Land dalam mengembangkan proyek apartemen baru di TB Simatupang, Jakarta Selatan, bernama Arumaya.

Proyek yang digarap melalui PT Brahmayasa Bahtera dengan nilai investasi sebesar Rp 1 triliun di lahan seluas 2,6 hektar ini, hadir mengusung konsep hunian yang mengutamakan gaya hidup modern, di mana para penghuninya akan mengalami pengalaman hidup yang sarat akan kemewahan melalui sebuah hunian.

Eksklusivitas pada Arumaya berupa fasilitas infinity pool di lantai teratas hunian, yakni lantai 22, sehingga menjadikan Arumaya merupakan satu-satunya hunian di TB Simatupang yang menawarkan fasilitas ini.

“Menerapkan konsep ‘dua dunia,’ area infinity pool memiliki akses pemandangan kota sekaligus ke dua sisi, Utara dan Selatan. Sisi utara penghuni dimanjakan dengan pemandangan kota Jakarta dari ketinggian, sedangkan sisi selatan penghuni akan dibuat kagum dengan keindahan siluet Gunung Salak di kejauhan,” ungkap  Head of Residential Development PT Brahmayasa Bahtera, Wibowo Muljono seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Rabu (31/1/2018).

Tak hanya itu, penghuni unit hunian di Arumaya semakin dipermudah melalui aplikasi konsep Smart Living. Teknologi ini memungkinkan penghuni untuk mengontrol segala urusan elektrikal di unit, termasuk di antaranya pencahayaan, AC, peralatan elektronik dan lain sebagainya hanya dengan bermodalkan smartphone yang berbasis sistem iOS maupun android.

“Aplikasi inovasi terkini juga turut mendukung segi keamanan dengan penerapan sistem finger print untuk akses keluar masuk penghuni di setiap unit,” ujar Wibowo.

Lalu dari segi interior, Arumaya mengimplementasikan konsep interior semi furnished dengan aplikasi material marmer pada lantai di area publik dan wood laminated flooring di kamar tidur.

Untuk perencanaan interior, Arumaya menggandeng tim desainer dari Ptang Studio Limited yang berbasis di Hong Kong. Sedangkan perancangan arsitektur dipercayakan kepada DP Architects, firma arsitektur asal Singapura.

Tidak kalah unik dengan desain interiornya, dari segi arsitektur, Arumaya banyak terinspirasi oleh kekayaan budaya lokal Indonesia. Salah satunya terlihat dari adaptasi motif Batik pada fasad arsitektur hunian.

Berkolaborasi dengan tim professional dari Salad Dressing, Arumaya hadir dengan konsep generous greenery untuk tata landscape-nya, yakni 50 persen kawasan hunian didedikasikan untuk keperluan penghijauan.

Adapun total jumlah unit hunian yang ada di Arumaya dibatasi, yakni hanya berjumlah 262 unit dengan  tipe unit apartemen dan tipe unit Garden Villas di sebuah tower setinggi 22 lantai. Berbeda dengan  tipe apartemen, unit Garden Villas dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan taman pribadi.

Tipe-tipe unit yang tersedia mulai dari apartemen dengan 1 kamar tidur seluas 55 meter persegi, 2 kamar tidur seluas 80-82 meter persegi, dan 3 kamar tidur seluas 117-119 meter persegi. Sementara untuk vila, luasannya mulai dari 218 meter persegi hingga 298 meter persegi.

Soal harga, unit hunian di Arumaya ditawarkan di kisaran Rp 35 juta- Rp 41 juta per meter persegi. Untuk proses perancangan dari Arumaya sendiri telah dimulai sejak tahun 2014, disusul dengan tahap pembangunan di tahun 2018, dan ditargetkan proses serah terima akan dilakukan pada 2022 mendatang. (TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here