Wali Kota Semarang Gandeng Pemerintah Kota Junggu Kembangkan Kota Lama

0
61
tribunnews.com

SEMARANG, presidentpost.id – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya terus membenahi Kawasan Kota Lama agar mempunyai nilai ekonomi yang tinggi dan menjadi salah satu kekayaan bertaraf internasional.Salah satunya dengan kerjasama sister city dengan Kota Junggu Korea Selatan, (Sabtu 4/2).

Dihadapan Wakil Wali Kota Junggu, Mr. Kim Hwa-Jin beserta rombongan, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi menyampaikan keinginannya membangun kawasan Kota Lama menjadi cagar budaya yang tidak menghilangkan nilai sejarahnya.

“Karena Saya sangat tertarik untuk mengetahui bagaimana Junggu sebagai salah satu pusat modernitas di Korea Selatan dapat tetap mendorong bangunan cagar budaya sebagai salah satu daya tarik kota. Maka dari itu saya ingin mengetahui bagaimana semua dikembangkan, Saya melihat Junggu sukses dalam melakukan itu,” tanya Hendi kepada rombongan Kota Junggu.

Hendi pun melanjutkan salah satu bangunan yang ingin dikembangkan melalui kerjasama adalah gedung Oudetrap yang merupakan bangunan milik Pemerintah Kota Semarang.

Bangunan ini baru saja dibeli dari swasta pada tahun 2014 dengan harga sekitar Rp 8 miliar.

“Oudetrap merupakan bangunan milik Pemkot Semarang, kami ingin merenovasi gedung ini bersama Junggu agar kota lama menjadi lebih hidup dan menjadi salah satu destinasi wisata internasional,” kata Hendi, dikutip dari tribunnews.com.

Tidak berhenti di sini saja, Hendi memperkenalkan kegiatan warga untuk malakukan aktivitas olah raga melalui car free day setiap Minggu.  Wakil Wali kota Junggu tampak senang dengan car free day karena masyarakat diberikan fasilitas dan keleluasaan untuk melakukan aktifitas tanpa asap kendaraan bermotor.

Rombongan Wakil Wali Kota Junggu juga berkesempatan bersepeda gandeng yang disewakan berkeliling simpanglima. Dalam kegiatan inni Hadir puyla Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, Dewan Kota Junggu, dan OPD.

Junggu sendiri adalah sebuah distrik terletak di jantung kota Seoul, yang merupakan daerah dengan perpaduan suasana lama dan baru di mana fasilitas seperti gedung perkantoran bertingkat, department store dan pusat perbelanjaa, dan juga pusat tradisi ini berdampingan bersama, di mana situs bersejarah berharga seperti Deoksugung dan Namdaemun dapat ditemukan. (TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here