JAPFA Foundation Kenalkan Duta Gizi Untuk Membuat Gizi Masyarakat Indonesia Menjadi Baik

0
87
foto : tribunnews.com

BANJARMASIN, presidentpost.id – JAPFA Foundation dalam kunjungannya ke Batibati Tanah Laut Kalsel beberapa waktu lalu mengenalkan Duta Gizi, Maria Harfanti.

Miss Indonesia 2015 sekaligus runner-up II Miss World 2015 itu akan lebih berperan sebagai kolaborator dengan para pemangku kepentingan dan pemerintahan.

Tugas Duta Gizi ini juga meliputi menggerakkan para pemangku kepentingan dan pemerintahan yang terlibat untuk lebih mengarahkan kepada kepentingan akses untuk gizi masyarakat Indonesia yang lebih baik.

Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo mengatakan, kedatangan di Kalsel ini tidak hanya mengenalkan Duta Gizi JAPFA Foundation tetapi juga menggelar JAPFA Foundation Principals Sharing Network (PSN) 2018 di lapangan Batibati Tanah Laut.

“Selain membawakan topik mengenai pola hidup gizi seimbang, JAPFA Foundation juga mengangkat tema mengenai pengalaman beserta dampak positif yang telah ditimbulkan terkait usaha atau kewirausahaan sosial,” kata Andi, mengutip dari tribunnews.com

Dia menjelaskan, fokus JAPFA Foundation yang meyakini bahwa kewirausahaan sosial merupakan pendekatan yang dinilai dapat menjadi pendorong perekonomian masyarakat agar lebih baik, namun juga sekaligus menjadi solusi masalah kesehatan.

Kesempatan berbagi pengalaman oleh pelaku kewirausahaan sosial ini juga dinilai dapat memberikan ide atau inspirasi bagi para peserta Talkshow untuk mulai mencanangkan konsep kewirausahaan sosial di berbagai bidang.

Kegiatan juga diisi dengan mengadakan forum pertemuan kepala-kepala sekolah binaan dan mitra JAPFA Foundation tahun 2018. Kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini disebut JAPFA Foundation Principals Sharing Network (PSN) 2018 dengan tema Kewirausahaan Sosial dimulai dari Sekolah.

Sebagai salah satu fokus dalam pengembangan program-program pendidikan berbasis kewirausahaan sosial, JAPFA Foundation merasa berkewajiban untuk mendukung setiap sekolah binaan dan mitra kerjanya dalam melahirkan para lulusan yang tidak hanya memiliki daya saing dan sikap profesionalisme kerja yang tinggi, namun juga memiliki kepekaan terhadap permasalahan sosial di sekitarnya.

“Pendidikan kewirausahaan sosial di sekolah yang diinisiasi mulai dari pendidikan paling dasar, pendidikan menengah hingga pendidikan lanjutan selain akan melahirkan para lulusan yang berjiwa dan berperilaku wirausaha sosial juga akan menciptakan lingkungan masyarakat yang berperilaku sama,” ujar Andi, mengutip dari tribunnews.com

Hal ini menjadi bentuk kontribusi sosial sekolah kepada masyarakat yang menaunginya yang dampak berkelanjutannya akan mendukung sistem pendidikan dan pembelajaran di sekolah tersebut semakin berkembang dan maju.

Dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Drs H Abdul Haris dan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi, sebagai Keynote Speaker pada kegiatan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here