Bank Jateng Menargetkan Angka Penyaluran KMJ 25 sebesar Rp 350 miliar

0
464
foto : tribunnews.com

SLAWI, presidentpost.id –Pada 2018, Bank Jateng menargetkan angka penyaluran Kredit Mitra Jateng (KMJ) 25 sebesar Rp 350 miliar.

“Arahan dari Pak Gubernur Jateng (Ganjar Pranowo) perkabupaten/ kota ditargetkan Rp 10 miliar. Diharapkan dapat mengembangkan UMKM dan menurunkan angka kemiskinan di Jateng,” kata Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, didampingi Direktur Bisnis Retail dan UUS Bank Jateng, Hanawijaya saat acara Grebeg Pantura di Slawi, Minggu (11/2), mengutip dari tribunnews.com

Untuk suku bunga KMJ 25 tahun ini masih sama yakni tujuh persen.

Dengan suku bunga yang disebut paling rendah se-Indonesia itu, dia berharap agar banyak masyarakat bahkan di pelosok daerah yang menikmati kredit terjangkau itu.

Kredit Mitra Jateng 25 memiliki plafon maksimal yang cukup tinggi yakni RP 25 juta.

Hingga saat ini, kata dia, KMJ 25 sudah tersalurkan kepada 16.000 lebih debitur.

Sedangkan angka kredit macet atau non-performing loan (NPL) sebesar 2,8 persen.

“Angka NPL tersebut masih affordable, masih di bawah lima persen. Itu bagus. Bukti kami selektif,” tuturnya, mengutip dari tribunnews.com

Debitur yang masuk NPL, kata dia, karena faktor manusianya. Semisal, tidak ada jiwa pengusaha.

Baru sepekan produknya tidak laku, langsung patah hati dan tidak semangat. Sehingga mandek dan mengakibatkan kredit macet.

Selain memberikan kredit, bank juga memberikan pendampingan kepada pengusaha UMKM agar usahanya tetap sintas dan membuat sejahtera masyarakat.

Realisasi pendampingan dengan cara menggunakan permainan atau yang disebut micro banking simulation.

Dalam permainan ini, pengusaha UMKM memberikan penjelasan terkait perencanaan bisnis, bagaimana cara untuk ekspansi kapasistas produk, dan tentu juga bagaimana cara menjaga kualitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here