Sinarmas Land Mengakuisi 13 Lantai Bakrie Tower

0
95
foto : medcom.id

JAKARTA, presidentpost.id – Pengembang properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) semakin gencar berekspansi secara anorganik untuk meningkatkan porsi pendapatan berulang (recurring income) perusahaan dengan mengakuisisi 13 lantai di Bakrie Tower sebagai bagian dari investasi properti.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya menyatakan net leasble area (NLA) dari 13 lantai mencapai 17 ribu meter persegi dengan harga tanah per meternya mencapai Rp28 juta. Artinya perusahaan menggelontorkan dana hingga Rp476 miliar dalam merealisasikan rencana tersebut di tahun lalu.

Dia mengaku untuk rata-rata harga sewa di Bakrie Tower‎ mencapai Rp300 ribu meter persegi per bulan. Sejauh ini, tingkat okupansi di Bakrie Tower mencapai 23 persen di Januari 2018.

“Kita perkirakan akan terisi sekitar 80-90 persen di 2019,” kata Hermawan, ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Februari 2018.

BSDE juga telah mengakuisisi Sinarmas MSIG Tower yang berlokasi di Jalan Sudirman pada akhir 2017. Porsi NLA yang diakuisisi mencapai 68.525 meter persegi dengan rata-rata harga sewa mencapai Rp260 ribu meter per segi per bulan.

Tingkat okupansi di Sinarmas MSIG Tower, tuturnya, mencapai 40 persen di tahun lalu. Perusahaan memprediksi tingkat okupansi akan meningkat sekitar 80-90 persen di tahun depan.

‎Dengan mengakuisisi beberapa lantai di dua tower tersebut, dia menambahkan, perseroan akan mendapatkan tambahan pendapatan berulang.

“Kami yakin, dengan dukungan pendapatan berulang yang besar, perusahaan dapat menjaga pertumbuhan kinerja di masa mendatang,” pungkas dia, mengutip dari medcom.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here