MediaTek Wujudkan Masa Depan Seluler dengan Cipset Baru Helio P60

0
105

BARCELONA, presidentpost.id – MediaTek melansir system-on-chip (SoC), MediaTek Helio P60, sarana SOC pertama yang memiliki unit pemrosesan AI (mobile APU) dengan banyak inti prosesor (multi-core) dan teknologi NeuroPilot AI MediaTEk (26/2). Gabungan prosesor Arm Cortex A73 dan A53 ini menghasilkan peningkatan kinerja CPU hingga 70 persen dibandingkan Helio P23 dan Helio P30, beserta peningkatan kinerja GPU sebesar 70 persen. Dibuat dengan teknologi 12nm FinFET, MediaTek Helio P60 mewujudkan efisiensi energi yang luar biasa untuk memperpanjang usia baterai perangkat.

“Memanfaatkan warisan teknologi inovatif kami, MediaTek Helio P60 terbaru mengubah semua hal yang diharapkan konsumen pada ponsel canggih,” ujar TL Lee, General Manager, unit bisnis Komunikasi Nirkabel, MediaTek.

“Menyatukan kekuatan dan kinerja inti prosesor yang besar, dengan unit pemroses yang dirancang untuk penggunaan AI, cipset MediaTek Helio P60 mewujudkan berbagai fitur andalan bagi konsumen seperti deteksi wajah dengan metode deep-learning, identifikasi benda dan latar, pengalaman gaming yang lancar serta fungsi kamera yang lebih canggih. Cipset baru ini memberi seluruh orang akses terhadap berbagai perangkat istimewa tanpa harga premium,” jelas TL Lee.

MediaTek Helio P60 memiliki empat prosesor Arm A73 2.0 dan empat prosesor Arm A53 2.0 GHz dalam konfigurasi big.LITTLE dengan delapan inti prosesor (octa-core). SoC ini dibangun berdasarkan proses produksi TSMC 12nm dan menjadi SoC Helio P buatan MediaTek yang paling hemat energi sejauh ini. Dibandingkan dengan seri Helio P generasi sebelumnya, Helio P23, MediaTek Helio P60 lebih efisen 12 persen secara keseluruhan dan efisiensi daya baterai mencapai hingga 25 persen dalam kondisi games sangat menguras baterai. Dengan demikian, konsumen dapat bermain game lebih lama lagi pada perangkatnya.

Dikelola oleh teknologi CorePilot 4.0 dari MediaTek, manajemen panas, pemantauan pengalaman pengguna dan Energy Aware Scheduling (EAS), cipset ini mengoptimasi kinerja prosesor dan perlindungan daya baterai demi pengalaman pengguna yang lebih berkelanjutan, bahkan dalam kondisi penggunaan perangkat yang paling menguras daya komputasi.

NeuroPilot SDK dari MediaTek pada P60 cocok digunakan dengan Google Android Neural Networks API (Android NNAPI), dan juga mendukung kerangka kerja AI pada umumnya, termasuk TensorFlow, TF Lite, Caffe dan Caffe2. Hal tersebut memudahkan para pengembang aplikasi sehingga mereka dengan cepat menghadirkan aplikasi AI yang inovatif. Sebagai mitra dalam Open Neural Network Exchange (ONNX), MediaTek tengah berupaya mengusung dukungan ONNX dalam cipset pada Triwulan II-2018. Hal itu dilakukan untuk menyediakan pihak pengembang dengan keleluasaan yang lebih besar dalam merancang berbagai aplikasi yang diperkuat AI.

Dibandingkan dengan seri Helio P sebelumnya, tiga image signal processors (ISPs) pada MediaTek Helio P60 meningkatkan efisiensi daya baterai dengan hanya memakai 18 persen daya untuk mengatur kamera ganda. Dengan menggabungkan teknologi kamera Helio P60 dengan Mobile APU yang hebat, para pengguna dapat menikmati pengalaman AI dengan real-time beautificationnovel and real-time overlay, akselerasi AR/MR, peningkatan mutu fotografi, pratinjau video secara real-time dan lain-lain.

MediaTek Helio P60 juga mengusung modem 4G LTE WorldMode, 4G VoLTE ganda dan teknolog antena TAS 2.0 yang canggih agar konsumen memiliki konektivitas global yang bebas gangguan. Dengan keseimbangan daya baterai dan kinerja yang diatur baik, MediaTek Helio P60 akan membantu produsen perangkat dalam mewujudkan ponsel canggih berkelas menengah yang lebih canggih, hebat dan andal. (PRN/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here