Gubernur IPDN Berikan Gelar Doktor Honoris Causa Kepada Megawati di Hari Perempuan Internasional

0
382

SUMEDANG, presidentpost.id – Gubernur Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Ermaya Suradinata berikan gelar Doktor Honoris Causa kepada tokoh nasional yang juga Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri di Gedung Balairung Jenderal Rudini IPDN, Kamis (8/3).

Pemberian gelar tersebut bersamaan dengan Hari Perempuan Internasional dunia. Menurut Ermaya, bukan sebuah kebetulan IPDN memberikan gelar doktor kehormatan kepada Megawati Soekarnoputri pada Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret tersebut. Putri kandung sang proklamator itu memang perempuan Indonesia yang tangguh. Perempuan yang banyak memberikan inspirasi. Ermaya juga menjelaskan peran Bung Karno dalam sejarah IPDN.

“IPDN didirikan oleh Presiden Soekarno di Malang pada 1956. Kala itu lembaga pendidikan tinggi ini bernama Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN),” kata Ermaya.

Menurut Ermaya, gelar Doktor Honoris Causa ini merupakan yang pertama diberikan oleh IPDN sejak berdiri.

Ermaya mengatakan pengajuan gelar ini atas pertimbangan, saran dan pendapat dari Komisi Komponen Ahli yang terdiri atas tokoh seperti Abdul Malik fajar, AM Hendropriyono, Rokhmin Dahuri, Bungaran Saragih, Dai Bachtiar, Bambang Kusowo, Muradi, Haryadi serta tim anggota senat guru besar yang di dalamnya mencakup Ketua dan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan.

Sedangkan bagi Megawati gelar ini merupakan gelar ke-7 yang diterimanya. Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri sudah menerima 6 Gelar Doktor Honoris Causa, yakni dari: Universitas Waseda, Tokyo, Jepang (2001); Moscow State Institute of International Relation, Rusia (2003); Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korsel (2015); Universitas Padjadjaran (2016); Universitas Negeri Padang (2017); dan Mokpo National University, Mokpo, Korsel (2017).

Presiden ke-5 RI ini mengaku bangga sekaligus terharu karena gelar kehormatan tersebut diberikan bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional. Hal ini merupakan penganugerahan yang sangat istimewa bagi dirinya.

“Selamat hari peringatan perempuan bagi yang ada di Indonesia maupun di dunia,” ungkap dia.

Menurutnya peringatan Hari Perempuan Internasional ini menjadi sejarah penting bagi kaum perempuan di dunia dan Indonesia. Peringatan ini juga menjadi momentum pemenuhan hak politik bagi kaum perempuan.

“Peringatan (Hari Perempuan Internasional) ini jadi sejarah pemenuhan hak politik bagi kaum perempuan di dunia. Kita punya hak yang sama dengan kaum laki-laki,” ujarnya.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here