Potensi Bahari Kepulauan Seribu Jadi Beranda Pariwisata Jakarta

0
217

JAKARTA, presidentpost.id – Tidak mau kalah dengan daerah lain, DKI Jakarta juga mengedepankan potensi wisata bahari. Kepulauan Seribu menjadi andalannya. Tempat ini cocok untuk penyelam pemula.

Hal itu diucapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat berkunjung ke pameran internasional Deep & Extreme 2018 di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (8/3).

Menurut Sandiaga, Kepulauan Seribu memiliki daya tarik untuk menjadi destinasi bagi para penyelam. Terlebih perairan di sana sangat bersahabat bagi para penyelam. Karena airnya hangat dibandingkan dengan destinasi selam lainnya.

“Jadi keunggulan Kepulauan Seribu, satu dekat dengan kota besar, masuk wilayah Ibu Kota. Itu nggak bisa dipungkiri sebagai daya tarik utama. Kedua, suhu airnya sangat bersahabat. Jadi khususnya untuk yang tropis suhu air itu sangat bersahabat,” ucapnya.

Ketiga, Sandiaga mengatakan jarak pandang di bawah laut Kepulauan Seribu bisa mencapai 30 meter. Spot-spot diving dan snorkeling juga ada banyak, mulai dari Pulau Pramuka yang memiliki spot Terusan Penyu, lalu di Pulau Pari, spot Semak Daun dan masih banyak lagi.

Menurutnya, hal itu bisa menarik banyak wisatawan yang memiliki hobi menyelam. “Jadi, ini daya tarik yang sangat menunjang untuk menjadi destinasi ‘Bali’ Baru Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu, berbagai cara guna menarik wisatawan ke Kepulauan Seribu terus dilakukan. Salah satunya dengan membuat festival Pulau Tidung. Event ini digelar tiap tahun. Hal ini disebut sebagai aksi untuk mempromosikan keindahan laut ibu kota.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Harus berkolaborasi. Harus bekerja sama dengan provinsi lainnya, Jawa Barat, Banten, dan dengan kementerian dan pemerintah pusat,” katanya.

Untuk memperkuat Kepulauan Seribu sebagai destinasi selam, Pemprov DKI akan menyelesaikan masalah sampah. Masalah ini akan diselesaikan secara bertahap. Mulai dari Pulau Tidung, lanjut ke Pulau Pramuka, dan Pulau Harapan.

“Kami juga terus melakukan edukasinya. Dan ini tidak harus kami sendiri yang lakukan, tapi juga bisa menggandeng masyarakat dan dunia usaha. Tadi ada beberapa inisiatif yang sangat menarik dan ini akan kita lakukan,” lanjut Sandiaga.

“Kami memang sudah menjadikan Kepulauan Seribu sebagai beranda pariwisata Jakarta. Saya berkantor setiap bulan disana satu hari. Kami harapkan ini juga memicu percepatan dari meningkatkan Kepulauan Seribu menjadi kawasan pembangunan mandiri. Ada aspek pariwisatanya yang bisa menciptakan lapangan kerja,” tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang komitmen terhadap pariwisata di Kepulauan Seribu.

Menteri berdarah Banyuwangi itu menyebut, potensi pariwisata di sana bila dikembangakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Caranya melalui daya tarik utama Kepulauan Seribu yakni kegiatan yang berbasis Wisata Bahari.

Menpar Arief mengharapkan dengan adanya CEO commitmen kepala daerah tentunya dapat lebih mengenalkan Kepulauan Seribu dan menggiring wisatawan untuk datang ke destinasi prioritas tersebut.

“Kalau dari sisi atraksi, budaya kita top, terus eksplore semua kekayaan alam yang ada di Pulau Seribu, dan jaga kebersihan destinasi,” harap Menpar Arief Yahya. (kemenpar/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here