Kemensos dan Kementan Jalin Kerja Sama Untuk Atasi Kemiskinan

0
357
www.kemsos.go.id/

JAKARTA, presidentpost.id – Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan Kementerian Sosial akan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk mengentasan kemiskinan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH).

“Ini merupakan sinergi antarkementerian atas arahan dari Presiden Joko Widodo untuk menekan angka kemiskinan. Beliau tegas berpesan bahwa jangan sampai ada anak-anak bangsa yang tidak tertangani dan setiap ada masalah dengan rakyat, Negara harus hadir,” ujar Mensos usai membuka Coaching Fasilitator Bimbingan Pemantapan SDM PKH di Jakarta, Senin (19/3).

Idrus menjelaskan, tahun ini jumlah penerima PKH adalah 10 juta KPM. Di dalamnya banyak juga yang berprofesi sebagai petani sehingga mereka layak mendapatkan bantuan pertanian seperti bibit tanaman dan pupuk. Ini menjadi bentuk komplementaritas bansos yang diberikan pemerintah kepada KPM agar terjadi akselerasi dalam percepatan penanggulangan kemiskinan.

“Upaya Kemensos bersama Kementan merupakan bagian dari mewujudkan Nawacita Presiden Joko Widodo,” tuturnya.

Nawacita yang dimaksud adalah poin ke-3 adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Kemudian Nawacita poin ke-5 yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas Pendidikan.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam sambutannya menyatakan siap memberikan dukungan kepada Kemensos. Dengan bentuk kerja seperti pemberian bibit pertanian gratis untuk KPM PKH yang bergerak bidang pertanian dan perkebunan. Kementerian Pertanian juga akan memberikan bantuan bibit ayam sebanyak 10 juta ekor untuk mendorong KPM PKH beternak.

“Misalnya di Kawasan Timur Indonesia kita akan berikan bibit rempah-rempah, kakao, dan cengkeh. Kemudian untuk wilayah lainnya ada juga bibit jagung, padi, dan kedelai. Jadi kita sesuaikan bantuannya dengan kondisi di mana KPM PKH berada,” terangnya.

Mensos menambahkan kerja sama yang dilakukan juga akan mencakup pendampingan kepada KPM. “Nantinya Pendamping PKH akan bersinergi dengan Penyuluh Pertanian dalam pendampingan KPM PKH. Jadi tidak hanya sekedar bantuan bibit tanaman, tapi ada proses pengarahan, pembinaan, dan penyuluhan pertanian,” terang Mensos.

Saat ini jumlah keseluruhan SDM Pelaksana PKH pada tahun 2018 sebanyak 40.413 orang. Sementara Jumlah Penyuluh Pertanian mencapai 44 ribu yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia.

PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga dan/atau seseorang miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial dan ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Mensos mengatakan tujuan PKH adalah menurunkan angka kemiskinan, mengurangi ketimpangan, meningkatkan daya beli dan mendorong kreatifitas keluarga dalam bekerja lebih produktif.

PKH merepakan salah satu dari 12 Program Unggulan katagori Program Perlindungan dan Jaminan Sosial Presiden Joko Widodo dan merupakan program nasional dengan 10 juta penerima manfaat pada tahun 2018. (TPP/Eva)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here