45% Laba Bank Mandiri di Bagikan Sebagai Dividen

0
260

JAKARTA, presidentpost.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2017 Bank Mandiri menyetujui pembayaran dividen sebesar 30% dari laba bersih 2017, serta pemberian dividen tambahan sebesar 15%.

Dengan demikian, seluruh dividen yang diterima pemegang saham adalah 45% dari laba bersih 2017 atau sebesar Rp9,288 triliun (Rp199,03 per lembar saham). Sementara sisa 55% dari laba bersih 2017 disetujui sebagai laba ditahan.

“Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis ke depan, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya,” ungkap Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodo saat jumpa pers di Plaza Mandiri, Jakarta, seperti yang dikutip dari tribunnews.com, Rabu (21/3).

Sebagai catatan, sepanjang 2017 lalu, laba bersih Bank Mandiri tumbuh 49,5 persen secara tahunan menyusul konsistensi perseroan dalam memperbaiki kualitas aset produktif dan meningkatkan fungsi intermediasi.

Pencapaian tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 0,6 persen menjadi Rp 54,8 triliun dan peningkatan pendapatan atas jasa (fee based income) sebesar 16,4 persen menjadi Rp 23,3 triliun.

Kinerja tersebut juga ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit perseroan sebesar 10,2 persen menjadi Rp 729,5 triiliun pada akhir tahun lalu, di mana kontribusi pembiayaan produktif sebesar 74,7 persen dari total portofolio. Ada pun, nilai asset Bank Mandiri  terkerek menjadi Rp 1.124,7 triliun pada akhir tahun lalu.

“Dividen kita beri special dividen, kami lihat tahun lalu laba meningkat tajam. Apresiasi pemegang saham setia. Peningkatan harga saham cukup baik jadi ingin beri apresiasi baik. Ini murni usulan kita bukan dari pemeganh saham pengendali (PSP),” tutur Kartika. (TPP/Eva)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here