Incar Pasar Moge, Yamaha Luncurkan TMAX DX 530 cc

0
679

JAKARTA, presidentpost.id –┬áPasar sepeda motor dengan kemampuan mesin di atas 250 cc di Indonesia tampaknya masih menarik bagi pelaku industri sepeda motor. Terbaru, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIIM) meluncurkan TMAX DX 530 cc.

Deputy GM Marketing YIIM Eddy Ang mengatakan, total pengapalan gelombang pertama dari Jepang untuk sepeda motor matik premium Yamaha pada tahun ini mencapai 60 unit. Pengapalan pertama tersebut terbagi menjadi dua, yakni pada Februari 2018 sebanyak 40 unit dan tahap kedua sebanyak 20 unit pada Maret 2018.

“Konsumen yang mendapatkannya pada Maret ini merupakan konsumen yang sudah memesan sejak tahun lalu,” kata Eddy, Sabtu (24/3), dikutip dari kontan.co.id.

Kuota impor TMAX DX dari Jepang untuk tahun ini, Yamaha Indonesia mendapat 150 unit. Ditargetkan akan ada pengiriman impor CBU lagi pada semester II-2018.

Sebenarnya model ini pernah dijual YIIM pada 2013 lalu seharga Rp 220 juta. Namun, untuk saat ini harganya naik menjadi sebesar Rp 299,9 juta per unit. “Dulu Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dikenai 75%, sedangkan saat ini jadi 125%. Harga naik juga karena ada penambahan fitur,” jelas Eddy.

Pada dasarnya, sepeda motor ber-cc besar masuk dalam kategori barang kena pajak (BKP) mewah sebagai sepeda motor dengan kubikasi di atas 500 cc yang dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Besaran PPnBM mencapai 125% dari nilai impor awal. Jumlah itu belum ditambah dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen dari nilai impor BKP.

Untuk saat ini model TMAX DX memang masih impor. Namun Eddy meyakini tetap ada kemungkinan untuk dirakit di Indonesia. Hanya saja harus ada skala ekonomis yang bisa dicapai terlebih dahulu. “Bila dirakit lokal tentu harga jualnya bisa turun karena tidak kena bea masuk,” tambahnya.

Secara terpisah, Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya menjelaskan, pasar motor gede (moge) akan tetap stabil. “Kami perkirakan akan stabil cenderung ada sedikit peningkatan,” kata Thomas, Minggu (25/3).

Keseriusan AHM bermain di pasar ini dengan adanya 11 dealer khusus moge yakni Big Wing. Diantara berada di Jakarta, Semarang, Jogjakarta, Surabaya dan Bali. AHM punya beberapa model andalan pada kelas di atas 250 cc, yakni Honda CB 500X, CB500F, CB650.

Untuk penambahan diler dan sepeda motor baru, AHM belum mau berbicara banyak. “Saat ini kami masih memonitor dan mengevaluasi kebutuhan pasar dan konsumen serta meningkatkan pelayanan penjualan dan purna jual dari 11 Big Wing,” kata Thomas

Ketua Bidang Komersial Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala menjelaskan pasar kelas di atas 250 cc diperkirakan akan sama seperti tahun lalu. “Penjualan akan naik tergantung daya beli. Sedangkan saat ini makro ekonomi global kurang bagus menurut kami,” jelas Sigit, Minggu (25/3).

Dari data AISI, penjualan sepeda motor di atas 250 cc pada 2017 sebanyak 927 unit atau naik dari periode 2016 sebanyak 735 unit. Sedangkan dari periode Januari sampai Februari 2018, penjualan sudah sekitar 149 unit. (TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here