Presiden University Adakan Seminar Bisnis Industri Kelistrikan

0
435

CIKARANG, presidentpost.id – President University (PresUniv) menyelenggarakan sebuah seminar “Business in Electricity Industry 2018” yang diselenggarakan pada Rabu (21/3) di Charles Himawan Auditorium, President University, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih besar kepada mahasiswa tentang industri kelistrikan di era modern ini serta kompetensi yang dibutuhkan untuk pengembangan di masa depan.

Turut hadir dalam acara ini, Adrian Lembong (Wakil Presiden Adaro Power), Ulysses Ruly Simandjuntak (Mantan Wakil Presiden Transaksi Listrik, mantan Wakil Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), mantan Wakil Ketua Indonesian Electricity Society, mantan Penasehat PT Medco Power Indonesia), Djefri Cantono (Direktur PT Bekasi Power), Dr.-Ing. Erwin Sitompul, S.T., M.Sc (Dekan Fakultas Teknik), Ir. J. Budhi Susetiyo (Direktur Pusat Magang dan Karir, dan Komunikasi), dan setidaknya 40 mahasiswa dan dosen.

Dalam seminar ini para pembicara menjelaskan peluang dan tantangan dalam bisnis industri listrik serta tren teknologi masa depan yang terkait dengan listrik. Tingkat elektrifikasi telah mengalami pertumbuhan yang signifikan selama dekade terakhir, saat ini mencapai 95,35%. PLN bertujuan untuk mencapai 100% rasio elektrifikasi pada tahun 2024.

Khusus untuk desa-desa kecil, tujuan PLN untuk mencapai rasio elektrifikasi 100% pada akhir 2018. Dengan demikian, dengan meningkatnya penggunaan listrik, energi terbarukan adalah masa depan industri pembangkit listrik yang tak terelakkan.

“Komunikasi dengan fakultas ataupun mahasiswa itu adalah bagian yang penting dalam pengembangan masa depan bisnis maupun usaha secara umum, ” ungkap Adrian Lembong.

Adrian juga menambahkan, “Dari segi perusahaan maupun saya pribadi selalu merasa senang saat mendapat kesempatan untuk bisa berinteraksi dengan mahasiswa karena hal ini memberikan kita masukan tambahan, ada pemikiran-pemikiran menarik yang bisa juga mempengaruhi atau memperbaiki konsep bisnis kita.”

“Jadi secara prinsip memang bila ada seperti ini atau kunjungan dari fakultas atau universitas untuk pergi ke perusahaan, kami selalu menyambut baik. Kami juga sangat menghargai seluruh interaksi yang bisa kita lakukan dengan President University,” tutupnya. (PresUniv/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here