Pertamina MOR Sukses Mengembangkan Kelompok Masyarakat Budidaya Jamur

0
314

PALEMBANG, presidentpost.id – Kelompok Binaan Jamur Pedado yang dibentuk pada 2017 lalu oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel melalui Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Kertapati bisa dikatakan sukses dan berhasil dalam mengembangkan usaha dibidang jamur di permukimannya di sepanjang pinggiran Sungai Musi. Kini Kelompok Binaan Jamur Pedado pun mulai menuai hasil dari bercocok tanam jamur.

Mitra Binaan Jamur Pedado saat ini  memiliki usaha jamur dari hulu ke hilir, mulai dari awal pembibitan, pembuatan bag log jamur, rumah jamur, serta pengolahan jamur menjadi makanan ringan jamur crispy. Setahun setelah pendampingan oleh TBBM Kertapati.

Saat ini Jamur Pedado sudah menjual bag log jamur ke luar dan memiliki pembeli tetap, begitu pula untuk hasil rumah jamur yang sudah memiliki pembeli tetap. Namun demikian, untuk pembibitan saat iniJamur Pedado belum sepenuhnya melakukan pembibitan secara mandiri, masih ada beberapa penggunaan bibit dari luar.

“Sudah jauh berkembang, saat ini kami sudah dapat menjual jamur ke pasar dan sebagian lagi kami olah menjadi jamur crispy, jamur crispy diolah langsung oleh ibu-ibu masyarakat Pedado. Seluruh hasil dari usaha ini dapat dinikmati oleh keluarga yang berkontribusi aktif dalam kelompok JamurPedado,” ujar Hendra, salah satu pengurus Jamur Pedado, seperti yang dikutip dari wartaekonomi.co.id.

Jamur Pedado menurutnya memiliki tiga produk utama, yakni Bag Log Jamur yang dihargai Rp3.500/pcs, atau Rp20.000/Kg, dan Jamur Crispy seharga Rp15.000/pcs.

Sebelum adanya budidaya jamur, kata di masyarakat tidak memiliki penghasilan tetap dengan pekerjaan seperti buruh bangunan dan petani musiman. Dengan adanya usaha Jamur Pedado yang setidaknya dalam satu hari bisa menghasilkan panen minimal sebanyak 10 Kg, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan yang lebih pasti. (TPP/Eva)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here