Sepanjang 2017, Indofood Kantongi Laba Sebesar Rp4,17 Triliun

0
242
foto : okezone.com

JAKARTA, presidentpost.id – PT Indofood Sukses Makmur Tbk membukukan laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) naik 0,6% menjadi Rp4,17 triliun pada 2017 dibandingkan tahun sebelumnya Rp4,14 triliun.

“Di tengah kondisi ekonomi makro yang stabil, tahun 2017 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri FMCG karena melemahnya tingkat permintaan. Namun demikian, kami berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional,” kata Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (20/3), mengutip dari okezone.com

Dia menambahkan perseroan berharap perekonomian dalam negeri di tahun 2018 akan lebih baik, dan perseroan akan terus mengembangkan diri secara dinamis guna menghadapi tantangan ke depannya.

Dipaparkan, penjualan bersih perseroan pada 2017 tumbuh 5,3% menjadi Rp70,19 triliun dan Rp66,66 triliun pada tahun sebelumnya. Kelompok usaha strategis produk konsumen bermerek memberikan kontribusi terhadap penjualan sebesar 50%, bogasari (22%), agribisnis (20%), dan distribusi sebesar 8%.

Sementara itu anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 5,4% menjadi Rp3,80 triliun dari Rp3,60 triliun pada tahun sebelumnya.

Penjualan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk pada 2017 tercatat tumbuh sekitar 3,6% menjadi Rp35,61 triliun dari Rp34,38 triliun pada tahun lalu. Divisi mi instan memberikan kontribusi sekitar 64%, diikuti divisi dairy sebesar 20%, makanan ringan (7%), penyedap makanan (2%), nutrisi dan makanan khusus (2%), dan minuman sebesar 5%.

“Meskipun tingkat permintaan pada sektor FMCG masih lemah, perseroan dapat membukukan pertumbuhan penjualan dan laba bersih, serta memperkuat posisi di sebagian besar kategori produknya,” kata Anthoni Salim yang juga CEO Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, mengutip dari okezone.com

Pada 2018, dia menambahkan, perekonomian dalam negeri diharapkan tetap tumbuh. Perseroan akan terus menyesuaikan strategi guna menghadapi berbagai tantangan yang mungkin timbul, serta berupaya mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan nilai perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here