Sangfor Rilis Produk HCI Terbaru, Perlindungan Data Terpadu

0
607
foto : www.prlog.org

JAKARTA, presidentpost.id – Sangfor merupakan vendor Hyper-Converged Infrastructure (HCI) pertama yang memperkenalkan teknologi Continuous Data Protection (CDP) berjenis built-in. CDP mampu menghasilkan skor Recovery Point Objective (RPO) hampir nol untuk pelanggan. Melalui peluncuran ini, Sangfor juga menawarkan solusi penggandaan data Virtual-Machine-level bagi pelanggan yang menggunakan sarana VMware.

Dalam era transformasi digital terkini, perusahaan berskala apapun dan beragam industri, wajib memiliki sistem perlindungan data yang memadai. Sistem tersebut harus mampu melindungi aplikasi mereka dari kerusakan peranti keras (hardware failure), kerusakan data (data corruption), pencurian data (data breach), malware dan berbagai kesalahan manusia (human errors). Untuk aplikasi penting, perlindungan data sedapat mungkin harus bersifat real-time demi menghindari kehilangan data. Meski demikian, hanya sedikit organisasi yang mampu melakukannya karena solusi yang ditawarkan vendor, seperti Vmware, tidak tersedia, terlalu rumit, atau terlalu mahal.

“Banyak pelanggan kami menggunakan VMware di organisasi mereka. Namun, banyak yang menemui kendala ketika perlu menawarkan perlindungan data,” kata Jason Yuan, VP, Product and Marketing, Sangfor.

“VMware DR membutuhkan banyak lisensi yang kerap menambah investasi untuk infrastruktur. Untuk aplikasi penting, VMware tidak memiliki solusi CDP sendiri untuk kegiatan operasional 24×7. Tanpa CDP, penggandaan data yang berlangsung satu hari bahkan satu jam mendatangkan risiko kehilangan data bagi perusahaan dan konsumen,” lanjut Jason.

“Walau begitu, solusi CDP yang biasa dipakai untuk VMware membutuhkan investasi besar berupa servers, penyimpanan data, dan lisensi peranti lunak tambahan. Desain untuk implementasi butuh waktu sampai tiga bulan. Karena kerumitannya, proyek tersebut kerap melibatkan pakar Vmware dan penyimpanan data bersertifikat yang bayarannya mahal,” tambah Jason.

Solusi CDP dan backup VMware dari Sangfor mudah digunakan, pelanggan hanya perlu dua servers yang biasa dipakai untuk memulainya. Selain itu, solusi ini bersifat terpadu dan bisa dikelola melalui sarana HCI yang intuitif. Desain dan implementasi dapat dikerjakan oleh kebanyakan insinyur TI tanpa perlu pelatihan khusus. Dan biaya totalnya jauh lebih murah dibandingkan solusi tradisional atau VMware.

Sangfor merupakan vendor HCI terkemuka. Lebih dari 2.000 pelanggan mengandalkan solusi HCI milik Sangfor untuk membangun pusat data mereka sejak 2015. Sebelum masuk ke pasar internasional, sistem perlindungan data telah sukses diimplementasikan oleh 15 pelanggan di sektor pemerintahan, ecommerce dan rumah sakit sejak Februari 2018. (PRN/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here