Wali Kota Semarang: Rawat Kampung Tematik Ini Dengan Baik

0
258
kompas.com

SEMARANG, presidentpost.id – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyatakan perputaran uang yang terjadi di Kelurahan Tembalang berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi Kota Semarang.

Separuh Kelurahan Tembangan merupakan kawasan Universitas Diponegoro (Undip). Sekira 50.000 mahasiswa Undip yang sebagian berasal dari luar kota menjajakan uangnya di Tembalang.

“Pengeluaran itu untuk kuliah, kos, makan, laundry, bahkan nongkrong di cafe. Tentu saja terjadi perputara uang di Semarang,” kata Hendrar saat berinteraksi dengan warga Kelurahan Tembalang usai mengikuti jalan sehat, dikutip dari kompas.com, Rabu (4/4).

Ia meminta masyarakat Tembalang untuk menjaga lingkungan sebab kelurahan itu merupakan salah satu pintu gerbang Kota Semarang. “Rawat kampung tematik ini dengan baik,” ujarnya.

Menurut dia, mahasiswa dari luar kota itu merupakan corong bagi masyarakat daerahnya. Sikap masyarakat yang ramah dan terbuka pada para mahasiswa tentu akan berkesan positif.

“Ketika mereka dilayani dengan baik, diajak berpartisipasi untuk kerja bakti, dan akhirnya terkesan dengan kota Semarang tentu akan diceritakan kepada keluarganya,” katanya.

Dampak ikutannya, ia melanjutkan, keluarga para mahasiswa tertarik berkunjung ke Semarang. Mereka berpotensi menginap di hotel-hotel yang ada di Kota Semarang, menikmati aneka kuliner, bahkan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Semarang.

Dengan demikian, kata Hendrar, akan terjadi perputaran ekonomi di Tembalang yang manfaatnya bakal dinikmati masyarakat. “Maka buka pikiran kita. Jika ada peluang seperti itu, manfaatkan. Sekarang waktunya untuk kompak dan bergandeng tangan,” ujarnya. (Kompas/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here