Gubernur Banten: Laksanakan Kerja, Kerja, Kerja Dan Jangan Korupsi

0
335
metaonline.id

SERANG, presidentpost.id – Gubernur Banten, Wahidin Halim melantik sebanyak 51 jabatan administrator dan 47 jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten pada Jum’at (6/4) di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang.

Kepada para pejabat administrator maupun pengawas yang dilantik, Gubernur WH menegaskan untuk bekerja dengan baik, profesional dan berorientasi pada kepentingan rakyat serta melarang keras untuk melakukan korupsi dan penyimpangan yang merugikan rakyat.

“Laksanakan kerja, kerja, kerja dan jangan korupsi atau lakukan penyimpangan lainnya,” ungkap WH, dikutip dari metaonline.id.

Mantan Walikota Tangerang 2 periode itu menyampaikan, pelantikan hari ini merupakan bagian dari proses kegiatan pemerintahan. Ia menegaskan, sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) harus siap ditempatkan dan ditugaskan dimanapun.

“Hari ini memulai rangkaian kegiatan dalam rangka reformasi birokrasi. Tapi kalau nanti diketahui ternyata tidak sesuai dengan dengan kompetensi dan tanggungjawab, maka kita akan pertimbangkan kembali,” jelasnya

Menurut dia, meskipun para pejabat tersebut baru dilantik, namun jika dalam pelaksanaan tugas tidak profesional atau diketahui terindikasi adanya penyimpangan, maka akan langsung diganti dan dilakukan tindakan yang semestinya.

“Kalau memang terbukti salah atau menyimpang, saya tidak akan menghalang-halangi untuk diproses secara hukum. Silahkan saja, karena kita ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih,” tuturnya

Namun demikian, ujar Gubernur, seluruh pejabat diminta tidak memilih dan memilah untuk bercita-cita menempati tempat (OPD) yang dianggap nyaman. Karena, menurutnya, semua jabatan dan tempat sama saja. Baginya yang terpenting harus memberikan kinerja lebih baik dari sebelumnya.

“Yang menjadi perhatian adalah tanggung jawab dan loyalitas kepada negara tidak pada seseorang. Jangan merasa saya orangnya WH, saya orangnya Andika atau saya orangnya Sekda. Tidak, saya tegaskan tidak ada. Semua sama, tanggungjawab dan hak yang sama. Loyalitas pada negara itu saja,” tegasnya.

Gubernur WH juga melarang untuk mengkotak-kotakan diri baik dari ikatan-ikatan keluarga, tetangga atau lainnya.

“Yang jelas pengabdian hanya untuk negara, bangsa dan rakyat. Beri yang terbaik utk masyarakat, hadir apel pagi, hadir rapat dan layani masyarakat dengan baik,” tukasnya. (Metaonline/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here