Dampak ICC All Stars Cup 2018 Jababeka Kabupaten Bekasi Akan Kembangkan Cheerleader

0
1009
Salah satu Grup Cheerleader yang mengikuti Ajang ICC All Stars Cup 2018, beraksi di Jababeka Convention Centre Cikarang Jawa Barat.

Cikarang, presidentpost.id – Ajang Kompetisi Cheerleader yang digelar melalui ICC All Stars Cup 2018 di Jababeka Convention Centre (JCC) membawa dampak positif akan perkembangan Cheerleader, khususnya para Atlit Cheerleader, di wilayah Kabupaten Bekasi. Antusiasme peserta yang mencapai ribuan orang, telah menyedot perhatian pihak Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Kebudayaan, Pemudan dan Olahraga untuk mengembangkan olahraga cheerleader ke depan.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi H. Hasan Ashari, menyampaikan sebagai pembina olahraga di Kabupaten Bekasi, cheerleader merupakan salah satu kegiatan olahraga yang diminati oleh pelajar-pelajar di wilayahnya, terutama untuk pelajar SMP dan SMA.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini, akan berkembang di Kabupaten Bekasi dan menjadi lomba  dalam pekan olahraga pelajar baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional melalui Popda, maupun Porda,” ujar Hasan, kepada wartawan presidentpost.id di JCC (14/4/18).

Hasan, mengatakan Cheerleader merupakan kegiatan menggunakan fisik yang kuat, lentur dan dengan ketangkasan-ketangkasan. Olahraga ini merupakan olahraga yang cukup menantang. Yang mana, menurutnya memerlukan cukup banyak orang dalam setiap grupnya. Sehingga dengan adanya lomba seperti ini membuat minat dan juga ide masukkan bagi Pemda sebagai Pembina di Kab. Bekasi.

(Ki-Ka) Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi H. Hasan Ashari, Kepala Seksi Pembina dan pengembangan Olahraga Kabupaten Bekasi Roro Rispika, saat pembukaan ICC All Stars Cup 2018, Jababeka Cikarang Jawa Barat.

“Ke depan akan kita kembangkan melalui SMP dan SMA di Kab, Bekasi. Kita lihat selama ini yang serupa dengan kegiatan ini adalah senam, ketangkasan di Porda maupun di Povda yang diikuti oleh atlit berprestasi maupun usia dini. Yang nantinya akan bekerja sama dengan Koni Kab. Bekasi dan kita juga berharap bisa bekerjasama dengan Jababeka yang saat ini menyelenggarakan Cheerleader. Mungkin juga bisa bekerjasama untuk cabang olahraga yang lain,” ungkapnya.

Mengenai atlit cheerleader di Kabupaten Bekasi, Hasan, mengatakan cukup banyak. Karena di sekolah-sekolah sudah menjadi satu kegiatan ekstrakulikuler. Pemda hanya tinggal melakukan perekrutan, apalagi dengan kompetisi semakin meningkatkan minat bagi para pelajar di Kabupaten Bekasi.

“Kita akan mendata cheerleder yang ada di sekolah-sekolah di wilayah Kab. Bekasi,karena kami sudah memiliki data ada beberapa sekolah yang sudah memiliki atlit-atlit cheerleader,” imbuhnya.

Menanggapi keterangan Hasan, Kepala Seksi Pembina dan pengembangan Olahraga Kabupaten Bekasi Roro Rispika,  memaparkan teknis pembinaan untuk di sekolah nantinya akan melalui ikatan guru olahraga. Di mana, Kabupaten Bekasi dari tingkat SD, SMP dan SMA ada Ikatan Guru Olahraga yang membina olahraga di sekolah.

“Mungkin kita akan meninjau ke sekolah untuk merekrut para cheerleader yang ada di sekolah. Tetapi, kita akan mengumpulkan dan nanti akan menyalurkan bakat mereka yang ada. Sehingga kita membuat semacam tim. Kita ingin menunjukkan kepada wilayah lain, bahwa Kabupaten Bekasi juga memiliki bakat cheerleader,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here