KAI Datangkan 7 Gerbong Baru di Surabaya untuk melayani Penumpang Lebaran

0
609
KAI Tambah Gerbong Kereta Baru (Okezone)

SURABAYA, presidentpost.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mendatangkan tujuh rangkaian gerbong kereta api (KA) terbaru guna melayani melonjaknya penumpang saat Lebaran.

Gerbong tersebut untuk KA Turangga. KA Turangga adalah rangkaian kereta api kelas eksekutif tujuan Surabaya Gubeng-Bandung. Deputi EVP PT KAI Daop 8 Surabaya Djainuri mengatakan, keberadaan KA baru ini untuk meningkatkan layanan penumpang, khususnya kelas eksekutif.

Menurutnya, penggantian gerbong ini karena gerbong sebelumnya sudah tidak layak pakai. Artinya, usianya sudah lebih dari 30 tahun.

“Ada beberapa fasilitas tambahan dari gerbong KA Turangga ini. Misalnya, colokan headset untuk mendengarkan musik. Di atas tempat duduk juga disediakan lampu baca,” katanya di sela-sela peluncuran gerbong KA Turangga di Stasiun Gubeng, kemarin.

Dia menambahkan, jumlah tempat duduk (seat) untuk tiap gerbong sebanyak 50 seat. Dengan begitu, tujuh gerbong tersebut mampu menampung 350 seat. Harga tiketnya tidak ada per ubahan.

Di sisi lain, menghadapi Lebaran 2018, PT KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan enam kereta tambahan sehingga ada 8.172 seat per hari yang dipersiapkan untuk enam perjalanan KA tambahan itu. Pemesanan tiket tambahan tersebut dimulai Senin (16/4).

Keenam KA tambahan itu adalah KA Gajayana Lebaran relasi Stasiun Gambir-Malang dan KA Sembrani Lebaran relasi Stasiun Gambir-Stasiun Pasar Turi masing-masing KA tersebut berkapasitas 900 seat.

Kemudian KA Sancaka Lebaran relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng kapasitas 1.420 seat, KA Pasundan Lebaran relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng kapa sitas 1.368 seat, KA Matarmaja Lebaran relasi Pasar Senen-Malang kapasitas 1.792 seat, dan KA Kertajaya Lebaran relasi Pasar Senen-Surabaya Pasarturi kapasitas 1.792 seat. Sebagian besar KA tambahan ini mulai beroperasi pada 8-25 Juni 2018.

“Untuk tiket Lebaran, pada saat arus mudik terjual sebanyak 60%. Sedangkan untuk arus balik 90%. Arus mudik lebih rendah karena pemudik jarang penumpang mudik dari Surabaya ke Jakarta,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here