Diskominfo Surabaya Gelar Sosialisasi Informasi Kepada Masyarakat Sawunggaling

0
387
foto: surabaya.go.id

SURABAYA, presidentpost.id – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Sosialisasi Informasi Kepada Masyarakat di Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo, Selasa (24/04).

Sosialisasi mengenai pelatihan Broadband Learning Center (BLC), Bahaya Penggunaan Narkotika dan Trafficking tersebut dihadiri sekitar 50 orang dari ibu-ibu PKK dan Karang Taruna di lingkungan Kelurahan Sawunggaling.

Ricky Chandra, Instruktur BLC Kelurahan Sawunggaling menyampaikan BLC merupakan fasilitas pembelajaran IT yang dapat dinikmati oleh masyarakat Surabaya secara gratis sebagai salah satu upaya percepatan menuju Surabaya Multi Media City. “Banyak materi yang dapat dipelajari di BLC misalnya desain grafis, materi office, hingga bagaimana cara berusaha online” paparnya.

Sementara itu, Rachmatika Ramadhan dari BNN Kota Surabaya menyebutkan, berdasarkan data dari BNN Kota Surabaya, setiap harinya 40 hingga 50 orang tewas akibat penggunaan Narkoba. Pada tahun 2015, dilakukan rehabilitasi kepada sebanyak 433 pengguna narkotika, 64 pengguna dilakukan rawat inap, dan 369 pengguna lainnya dilakukan rawat jalan.

Rachmatika menambahkan efek narkoba berdasarkan ilmu farmakologi yaitu, Depresan yakni efek dari narkoba yang dapat menekan sistem saraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tertidur atau tidak sadarkan diri.

Efek yang kedua yakni, stimulan yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari kerja biasanya dan mengakibatkan seseorang lebih bertenaga senang serta gembira untuk sementara waktu.

Ketiga yakni, Halusinogen dimana efek dari narkoba jika dikonsumsi dengan dosis tertentu, dapat mengakibatkan seseorang menjadi berhalusinasi. Contohnya dihasilkan dari jenis kokain serta LSD (Lysergic Acid Diethylamide).

Kemudian efek yang terkahir yakni, Adiktif dimana rasa dan ingin terus mengkonsumsi zat tertentu karena zat dalam narkoba telah memutuskan syaraf-syararf dalam otak dan merusakan organ tubuh lainnya yang dapat berakibat pada kematian. (TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here