Benchmaking Diklat Kab. Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan Berkunjung ke Surabaya

0
445
foto: surabaya.go.id

SURABAYA, presidentpost.id – Keberhasilan Pemerintah Kota Surabaya dalam penyelenggaraan sistem pemerintahan menjadi magnet bagi banyak pemerintah atau instansi di daerah lain untuk datang dan belajar tentang resep keberhasilan tersebut. Kali ini giliran rombongan Benchmarking Diklat PIM Tk IV Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan datang berkunjung ke Surabaya.

Bertempat di Ruang Sidang Walikota Surabaya di gedung Balaikota lantai 2, rombongan Benchmarking Diklat PIM Tk IV Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 39 peserta diterima langsung oleh Asisten Administrasi Umum Hidayat Syah.

Ketua Rombongan Benchmarking Diklat PIM Tk IV Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Erlandi menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan di Kota Surabaya tidak lain untuk mempelajari tentang sistem pelayanan online di Kota Surabaya.

“Kami semua sengaja datang ke Pemerintah Kota Surabaya tidak lain untuk melihat inovasi-inovasi yang ada di Surabaya. Terutama inovasi yang ada di RS. Soewandi dan Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap yang nantinya akan menjadi lokus kami. Dan diharapkan nantinya peserta mampu menerapkan ilmu yang sudah didapatkan di tempat mereka masing-masing. Untuk kepentingan bersama kami mengharapkan bantuan berupa informasi yang akan kami buat menjadi laporan” ujar Erlandi, dikutip dari surabaya.go.id.

Kemudian Hidayat Syah memaparkan bahwa di Kota Surabaya, sistem pemerintahannya sudah berbasis elektronik atau yang kerap disebut dengan Electronic Government (e-Gov). Ia juga mengatakan bahwa di Kota Surabaya, pelayanan di kecamatan sudah berganti dari yang sebelumnya melakukan pelayanan administratif sekarang sudah sepenuhnya berubah menjadi pelayanan publik.

Selanjutnya Hidayat Syah memberikan paparan mengenai e-Health. Ia menuturkan aplikasi eHealth adalah sistem informasi kesehatan terintegrasi yang dibangun dan dikembangkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Di dalam sistim eHealth tersebut, terdapat Sistim Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) yang mencakup 63 Puskesmas di Kota Surabaya, juga Sistim Informasi Rumah Sakit milik Pemkot Surabaya yakni RSUD Bhakti Dharma Husada maupun RSUD Dr. Soewandhie. Dalam eHealth ini juga data pasien langsung terintegrasi dengan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya.

Setelah memberikan paparan, acara dilanjutkan dengan bertukar cinderamata dan setelah itu peserta benchmarking akan langsung menuju lokus penelitian yakni Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap dan RS. Soewandhie. (TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here