Tenant Banyak yang Ekspansi, Siap Bangun di Jababeka Phase 8

0
596
Kelvin Saw Country Manager dari PT Mega Kemiraya atau MegaChem bersama General Manager Jababeka Rudy Subrata

TANGERANG, presidentpost.id – Kawasan Industri Jababeka (KIJA) hadirkan phase 8 dengan tahap awal 35 hektar untuk para tenantnya yang ingin ekspansi, berlokasi berdekatan dengan Cikarang Dry Port untuk kemudahan pengiriman kontainer.

Kepada presidentpost.id, General Manager of Industrial Sales & Marketing Jababeka, Rudy Subrata mengatakan bahwa Jababeka berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik. “Makanya kita sekarang buka phase 8, kita yakin dan percaya para existing tenant pasti akan ekspansi. Akan lebih baik mereka satu area, karena untuk delivery on-time dan kemudahan koordinasi antar divisi perusahaannya,” kata Rudy di pameran CeMAT South East Asia, ICE BSD, Rabu (2/5).

Menurut Rudy, beberapa yang sudah bergabung merupakan pabrik pampers, pabrik baterai lithium, dan salah satu vendor Unilever pun turut bergabung di mana seperti diketahui Unilever memiliki 9 pabrik besar di kawasan Jababeka Phase 1.

Untuk menarik minat investasi, pihaknya selalu mengadakan customer gathering dua kali sebulan, mengadakan kerjasama dengan Himpunan Kawasan Industri, (HKI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), BKPM, Taitra, talkshow, dan melalui pameran pameran seperti ini.

Rudy menambahkan, “Saat ini sudah ada 20 tenant gabung di kawasan industri Jababeka, ada yang ambil paling kecil yaitu Bizpark dan yang terluas 2 hektar di phase 8. Luas lahan yang sudah siap pakai mencapai 35 hektar dan bisa di expand hingga 100 hektar.”

Sementara itu, Kelvin Saw Country Manager dari PT Mega Kemiraya atau MegaChem selaku tenant dari Jababeka mengungkapkan pihaknya sebagai perusahaan asing, Jababeka telah memberikan keamanan dalam proses berjalannya perusahaan.

Kita sudah ada di Phase 1 Jababeka sejak tahun 1993. Kita merasa aman itu yang penting, dan Jababeka bisa memberikan untuk kita, selain itu ini merupakan tempat yang cocok untuk industri, ujar dia

Dan seiring kemajuan perusahaan, pihaknya berencana membuka gudang baru di phase 8, dan direncanakan ekspansi awal tahun depan. Selain itu pihaknya akan berencana ekspansi ke Surabaya.

Kami ingin produksi dan proses pengiriman terintegrasi. Karenanya phase 8 menjadi pilihannya. Mengenai investasinya diperkirakan mencapai Rp 45 miliar, ungkapnya sebagai perusahaan asal Singapura yang memproduksi coating industri otomotif.

Sebelumnya juga telah diberitakan, PT Sentramitra Daya Utama selaku penyedia grosir dan importir baterai industri siap memenuhi kebutuhan pasar alat berat seperti Forklift berencana membangun pabrikasinya dalam kurun tiga tahun mendatang.

Tjandra Widjaja juga mengatakan Sentramitra akan membangun pabriknya di kawasan  phase 8.

“Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, kami tanamkan investasi Rp 20 miliar untuk membangun pabrikasi baterai forklift yang akan dibangun dalam waktu tiga tahun mendatang,” ujarnya.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here