Pelindo III Gandeng BRI Terbitkan Uang Elektronik E-Port Card

0
449

JAKARTA, presidentpost.id – PT Pelindo III bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menerbitkan uang elektronik kartu BRIZZI edisi E-Port Card. Kartu itu dikhususkan untuk para pengguna jasa pelabuhan yang ada di Pelindo III.

Selain itu, Kartu BRIZZI E-Port Card ini juga dapat digunakan untuk masuk secara cashless, atau pembayaran tanpa uang tunai ke dalam wilayah pelabuhan milik Pelindo III, antara lain di Tanjung Perak, Benoa, dan Banjarmasin.

Penandatanganan kerja sama peluncuran E-Port Card tersebut dilakukan oleh Direktur Konsumer BRI Handayani dan Direktur Keuangan Pelindo III U Saefudin Noer, serta dilaksanakan di Gedung BRI I, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Handayani menyatakan, penerapan E-Port Card adalah salah satu bentuk sistem pembayaran terintegrasi (Integrated Payment System) yang dibangun BRI untuk Pelindo III.

“Sebelumnya, kita juga telah membangun sistem untuk pembayaran jasa kepelabuhan di wilayah pelabuhan-pelabuhan Pelindo III, dengan menggunakan sistem Host to Host Payment di seluruh channel Bank BRI,” tutur dia di Jakarta, Jumat pekan ini.

Pada kesempatan yang sama, BRI juga berkomitmen memberikan jasa layanan perbankan kepada anak perusahaan Pelindo III, yaitu PT Pelindo Daya Sejahtera.

Adapun fasilitas yang akan diberikan kepada anak usaha itu antara lain berupa layanan pengelolaan pembayaran gaji, pemberian fasilitas kredit konsumer seperti KPR-KKB-Briguna, sampai pengelolaan dana pensiun.

Handayani pun menuturkan, jumlah kartu BRIZZI  hingga akhir April 2018 tercatat telah beredar hingga mencapai 10 juta kartu . “Itu sudah tumbuh sekitar 13 persen dibandingkan dengan posisi akhir pada Desember 2017, yakni sebanyak 8,8 juta kartu,” ujar dia.

Untuk diketahui, baru- baru ini Pelindo III sukses menerbitkan obligasi global (surat utang negara) sebesar 500 juta dolar Amerika Serikat. Besaran kupon yang dipatok untuk obligasi tersebut adalah 4,5 persen dengan tenor 5 tahun yang akan jatuh tempo pada 2 Mei 2023 mendatang.

Obligasi yang tercatat di Bursa Efek Singapura itu, bahkan diraih tanpa melakukan “roadshow” untuk meyakinkan investor.

Menariknya, Pelindo III tercatat menjadi BUMN di Indonesia pertama yang mampu mengeksekusi obligasi global tersebut hanya dalam waktu sehari setelah melakukan penetrasi pasar pada 29 April lalu. (Heros/TPP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here