Rhino Kites Festival Tanjung Lesung, Bentuk Apresiasi Budaya Layang-Layang Indonesia

0
638

PANDEGLANG, presidentpost.id – Langit Tanjung Lesung tiba-tiba berubah menjadi meriah. Puluhan layang-layang terbang menghiasi birunya langit pesisir dari Tanjung Lesung Beach Club, Sabtu (12/5), dalam rangka Rhino Kites Festival yang pertama.

Bekerja sama dengan Museum Layang-layang Indonesia yang berada di Pondok Labu Jakarta Selatan, panitia menghadirkan para pemain layangan internasional dari Belanda, Belgia, Singapura, Malaysia dan tentunya tuan rumah Indonesia.

Kepada media, Pemilik Museum Layang-layang Indonesia Endang Ernawati Drajat menyampaikan, “Di India ada Festival Layangan setiap tanggal 14 Januari, dan saya pasti selalu hadir. Disaat negara lain mengirimkan satu atau dua peserta, Indonesia selalu mengirimkan 20 peserta.”

Endang menambahkan bahwa hampir setiap tahun Indonesia selalu diminta menampilkan berbagai jenis layangannya dari beberapa daerah. “Negara lain sangat menghargai sejarah layang-layang dari Indonesia yang telah berumur 800 tahun. Kita selalu diundang dan semuanya dibayari oleh negara tersebut karena mereka ingin melihat originalitas layangan khas Indonesia yang beraneka ragam,” jelasnya.

 

“Saya berharap pemerintah Indonesia juga peduli dengan kelestarian dari layang-layang ini. Karena hampir pada setiap festival internasional, layangan tiga dimensi dari Bali sering kali memenangkan kejuaraan dengan desain yang indah dan detilnya bentuk layangan tersebut. Sehingga potensi kita sangat luar biasa dan negara lain yang menghargai lebih,” ujar wanita yang sering diminta menggelar workshop di berbagai negara tersebut.

Endang menyampaikan bahwa sudah menjadi tugasnya untuk terus memperkenalkan layangan kepada anak-anak Indonesia. “Saya harap mereka bisa bermain di outdoor dan berhenti sejenak dari keterikatannya dengan gadget. Hampir setiap hari saya adakan workshop kepada anak-anak agar mereka bisa melestarikan olah raga yang sudah mulai masuk olimpiade ini.”

Endang pun tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya ketika diundang oleh manajemen Tanjung Lesung, “Sungguh senangnya saya ketika diundang ke Tanjung Lesung, ini merupakan apresiasi Tanjung Lesung kepada budaya layang-layang di Indonesia, kalau bisa diadakan terus setiap tahun. Saking senangnya, ketika melihat angin memanggil kami langsung bermain layang-layang padahal bukan jadwalnya,” tutupnya sambil tertawa.

Rhino Kites Festival adalah bagian dari rangkaian perhelatan akbar Rhino Cross Triathlon (atau disebut Rhino X-Tri), ajang kejuaraan terbuka cross triathlon pertama di Indonesia yang terdiri dari lomba berenang, balap sepeda dan lari melintasi keindahan dan tantangan alam KEK Pariwisata tersebut pada 29 – 30 September 2018 mendatang. (TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here