Kembangkan Pariwisata Kepulauan, RI-Belanda Kerjasama Penelitian

0
243

JAKARTA, presidentpost.id – Indonesia dan Belanda bekerja sama mengembangkan riset terkait pariwisata. Obyek penelitiannya berupa pariwisata di pulau-pulau kecil dari tinjauan sosial ekonomi maupun manajemen lingkungan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Dr.Ir. Arief Yahya, M.Sc. membuka sekaligus menjadi keynote speech Seminar Internasional dengan topik bahasan hasil penelitian Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung bersama Tourism NHTV Breda & Wageningan University and Research Belanda, berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata, Jumat (18/5).

“Pengembangan pariwisata Indonesia sangat concern terhadap sustainable tourism, kita menerapkan prinsip: Semakin dilestarikan, semakin menyejahterakan,” kata Menpar Arief Yahya.

Penyelenggaraan seminar sehari merupakan rangkaian kegiatan Penelitian Kerja sama Luar Negeri (PKLN) antara STP Bandung (Indonesia) dengan NHTV-Breda (Belanda).

Kegiatan PKLN diinisiasi oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Puslitabmas) STP Bandung dan dilaksanakan sejak 2017. Tujuannya, meningkatkan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri serta meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian kepariwisataan di STP Bandung.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan seminar internasional yang membahas hasil penelitian mahasiswa STP Bandung bersama NHTV-Breda Belanda. Obyek penelitian yakni pariwisata di pulau-pulau kecil dari tinjauan sosial ekonomi maupun manajemen lingkungan.

Menpar Arief Yahya didampingi Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Ir. Rizki Handayani Mustafa, MBTM, pada kesempatan di sela seminar menyambut baik Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel) dijadikan sebagai obyek penelitian.

Terlebih Pulau Belitung telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai satu di antara 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) yang akan dijadikan sebagai Bali Baru.

Sementara itu Pulau Sumba dengan Nihi Sumba Island-nya semakin mendunia, setelah memperoleh penghargaan bergengsi internasional sebagai World’s Best Awards (#1Hotel in The World) secara berturut-turut pada 2016 dan 2017 oleh majalah Travel + Leisure.

“Isu menarik yang menjadi salah satu penilaian adalah Nihi Sumba Island berhasil dalam menjaga kelestarian lingkungan atau environment sustainability serta keperdulian sosial terhadap masyarakat sekitar,” kata Arief Yahya. (Heros/TPP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here