UBL Beri Penghargaan Disertasi Perkawinan Sekufu untuk Sidang Terbuka Nawiroh Vera

0
89
Nawiroh Vera, diapit oleh Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, berjas hitam, sesaat pemaparan disertasinya.

BANDUNG, presidentpost.id – Universitas Budi Luhur (UBL) memberikan penghargaan sebesar besarnya kepada Nawiroh Vera Dosen dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UBL, untuk disertasinya yang mengangkat pernikahan sekufu wanita keturunan Arab, yang berada di wilayah Solo, Jawa Tengah.

Nawiroh Vera, diapit oleh para guru besar UNPAD Bandung, setelah memaparkan hasil disertasinya.

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional Rabu 2 Mei 2018 yang lalu, Nawiroh, berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang promosi Doktor Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Komunikasi Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung dengan predikat gelar Doktor Ilmu Komunikasi sangat memuaskan.

Dalam disertasinya Nawiroh, mengangkat tema tentang feminisme dan humanisme Islami, dengan judul Disertasi ” Komunikasi perempuan etnik Arab terkait tradisi pernasaban dalam perspektif feminisme Islami”, di mana dalam disertasi tersebut membahas kajian etnografi kritis tentang perkawinan sekufu di kalangan perempuan Arab di kota Solo.

Dihadapan tim promotor, tim oponen ahli dan representasi guru besar Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD, Nawiroh, menjelaskan bagaimana disertasi tersebut bertujuan untuk mengungkap tentang identitas perempuan Arab dan posisi sosialnya serta tindakan komunikasinya terkait tradisi nasab dan perkawinan sekufu.

Nawiroh Vera, pasca memaparkan disertasinya di UNPAD Bandung, diapit oleh rekan dosen UBL. Tampak Manager Humas dan Dosen UBL Linda Islami,M.Si (Kerudung Orang)

“Menggunakan teori praktik sosial dari Pierre Bourdieu, habitus,doxa, dan symbolic violence serta teori identitas komunikasi dari Michael Hecht, temuan penelitian ini terungkap identitas perempuan Arab dibentuk secara historis oleh budaya patriarki etnik Arab dari daerah asalnya yaitu Yaman,” terang Nawiroh di hadapan, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, SSos, SH, MSi, Dr. Atwar Bajari,M.Si, Prof. H. Deddy Mulyana,M.A,Ph.D, Dr. Lukiati Komala Erdinaya, M.Si, Dr. Nuryah Asri Syafirah, Prof. Dr. Haryo S. Martodirjo,M.Si ,Dr.Eni Maryani, M.Si, Prof.Dr.Ir.Mahfud Arifin, para guru besar UNPAD.

Lebih jauh Nawiroh, menjelaskan posisi perempuan Arab Solo sebagai kelompok subordinat yang secara sosial termarjinalkan, diakibatkan karena sempitnya ruang gerak perempuan.

“Perempuan dianggap sebagai kelompok yang tidak mempunyai pengetahuan yang luas menyangkut tradisi nasab dan kafaah dalam perkawinan. Untuk itu, konsep feminisme dan humanisme Islami diperkenalkan guna mengubah pandangan etnik Arab yang masih menjalani habitus etnisitas,” imbuhnya.

UBL berharapdengan ilmu dan pengalaman akademik yang dimiliki Doktor Ilmu Komunikasi FIKOM UBL, dapat memperkuat pengembagan kelembagaan pendidikan dan memberikan pengajaran yang berkualitas kepada para mahasiswa dan bermanfaat bagi masyarakat

Turut hadir dalam sidang terbuka Ketua BPH Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA, Deputi Rektor Bidang Akademik Dr. Wendi Usino.MM,MSc. Dekan FIKOM Rocky Prasetyo Jati.M.Si , Wakil Dekan FIKOM Bidang Riset dan PPM Wenny Maya Erlena. M.Si , Manager Humas dan Dosen UBL Linda Islami,M.Si dan beberapa Tim Dosen FIKOM UBL.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here