Memastikan Keberlanjutan Jaminan kualitas dan Kerangka Kualifikasi Diantara Perguruan Tinggi di Kawasan ASEAN

0
91

JAKARTA, presidentpost.id – Dukungan Uni Eropa untuk Pendidikan Tinggi di Kawasan ASEAN, atau SHARE (Support to Higher Education in the ASEAN Region), adalah sebuah program yang didanai oleh Uni Eropa bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Kamis (7/6).

Program ini memiliki kewenangan luas untuk memperkuat kerja sama regional, meningkatkan kualitas, daya saing dan internasionalisasi lembaga dan siswa pendidikan tinggi ASEAN, berkontribusi pada Komunitas ASEAN hingga tahun 2015. SHARE berfokus pada tiga bidang hasil, di antaranya Kerangka Kualifikasi (QF) dan Jaminan Kualitas (QA) yang bertujuan untuk mendukung Kerangka Acuan Kualifikasi ASEAN (AQRF) dan Kerangka Jaminan Kualitas ASEAN (AQAF) dan kerja Komite AQRF dan AQAN dengan fokus pada pendidikan tinggi.

Kepala Kerjasama dan Penasihat Pertama Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Bapak Hans Farnhammer dan Presiden Jaringan Jaminan Kualitas ASEAN
(AQAN), Prof. T. Basaruddin, membuka SHARE “Peer Multiplier Training” (PMT) untuk manajer pendidikan tinggi di bidang Pengajaran dan Pembelajaran dan Jaminan Kualitas Eksternal. SHARE telah mengundang 56 peserta terpilih dari Negara-negara Anggota ASEAN untuk menghadiri seminar Training-of-Trainer yang diselenggarakan mulai dari tanggal 4 hingga 7 Juni 2018 di Jakarta, Indonesia.

Sesuai dengan prinsip multiplikasi peer-to-peer, tujuan dari seminar ini adalah untuk memberdayakan peserta di kawasan ASEAN untuk bertindak sebagai pelatih dan fasilitator, memungkinkan mereka untuk melakukan proyek multiplikasi di masing-masing bidang pengajaran dan pembelajaran atau jaminan kualitas eksternal, demi tujuan pengembangan pendidikan tinggi di kawasan ASEAN yang lebih baik.

“Kerangka Kerja Regional tentang Jaminan Kualitas dan Kualifikasi telah dipromosikan oleh
SHARE hingga saat ini. Saya percaya dalam pelatihan 4 hari ini, SHARE akan menghasilkan
pembentukan sekelompok ahli regional dari Negara Anggota ASEAN yang dapat menyebarluaskan penggunaan hasil pembelajaran, praktik terbaik dalam Jaminan Kualitas, dan bersama dengan AQAN akan memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang kerangka pendidikan tinggi regional “, ujar Bapak Hans Farnhammer.

Menurut Prof. T. Basaruddin, Presiden Jaringan Jaminan Kualitas ASEAN (AQAN), “Saya
memahami bahwa semua peserta telah mengembangkan program pelatihan yang strategis dan penting bagi lembaga masing-masing dan akan dilaksanakan setelah pelatihan. Tujuan lain dari PMT adalah untuk membentuk kelompok yang disebut AQAF Champions, yang nanatinya akan memainkan peran utama dalam mempromosikan prinsip-prinsip AQAF tidak hanya di negara masing-masing tetapi juga untuk kawasan ASEAN secara keseluruhan.”

Setelah menyelesaikan instruksi mereka, para multipliers ini akan dibekali dengan nilai-nilai inti dan metodologi SHARE. Dengan demikian, mereka akan menjadi pelatih yang mampu ditempatkan secara strategis sesuai dengan kapasitasnya untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan kesinambungan ide dan pengetahuan tentang kerangka kualifikasi dan jaminan kualitas. (siaran pers)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here