Kuartal Pertama 2018 IPC Bukukan Pendapatan Usaha Rp3,59 Triliun

0
161
Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya, saat memberikan keterangan pers bersama dengan Direktorat Perusahaan.

JAKARTA, presidentpost.id – PT Pelabuhan lndonesia II (IPC) berhasil merealisasikan pendapatan usaha sebesar Rp. 3.59 Tnhun pada kuartal pertama 2018. Dengan capaian ini, IPC yakin blsa meIampai target kenaikan pendapatan usaha sebesar 13.29% di tahun 2018. dari Rp. 10.91 Triliun pada tahun 2017 menjadi Rp. 12,36 Triliun. Sedangkan Laba Usaha hingga kuartal pertama IPC telah membukukan Iaba sebesar Rp. 1.45 Triliun. Angka ini meningkat 11.79% dlbandlngkan pencapaian kuartal pertama tahun 2017 yang sebesar Rp.1.29 Triliun.

“Tahun ini, lPC menargetkan kenaikan laba usaha sebesar 9.5%. dari Rp. 2,21 Triliun di tahun 2017 menjadi Rp. 2,42 Triliun. Kami yakin target kenaikan Iaba tahun 2018 juga terealisasi,“ kata Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dalam kesempatan itu. Elvyn juga menerangkan peta jalan (Roadmap) IPC untuk menjadi pelabuhan kelas dunia pada 2020. Menurutnya. tahun ini IPC masuk tahap eshtablishment. Di mana korporasi fokus pada pertumbuhan volume bisnis, pertumbuhan profit, dan pembentukan holding Pelindo Incorporated.

“IPC terus meningkatkan pelanggan dan mengembangkan pangsa pasar pelabuhan. IPC iuga konsIsten meningkatkan produktlvitas dengan mengupayakan percepatan pengoperasian terminal-terminal baru seperti Terminal Kijing,” ujarnya.

Dari sisi profitability growth, IPC terus melakukan optimalisasi aset dan meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan.

“Tahun Ini. IPC merealisasikan pelepasan maksimal 30% saham anak perusahaan, yakni PT IKT di Bursa Efek Indonesia yang akan dilaksanakan pada 10 lull 2018. Sebesar 50% dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal (capex) dan 50% lagi sebagai anggaran working capital katanya.

Progress di masing-masing Direktorat Perusahaan, Direktorat Utama misalnya, terus melakukan kerjasama bisnis dengan selumlah pelabuhan antara lam Port of Baku Azerbaijan, Djibouti Ports & Free Authority, Guangzhou Port Authority, Port of Azerbaijan, Port of Ningbo, Port of Schenzen dan Port of Qatar.

Dari sisi KomersiaI dan Pengembangan Bisnis, IPC berhasil mengkondisikan berlabuhnya layanan direct call kapal raksasa di Pelabuhan Tanjung Priok, sepertl kapal CMA CGM Tage berkapasitas 10.000 TEUs.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here