S P Jain School of Global Management Luncurkan Program Sarjana Baru dalam Ilmu Data

0
221
bschool.careers360.com

SYDNEY dan MUMBAI, presidentpost.id – Sarjana Ilmu Data (Bachelor of Data Science) adalah program masa depan yang dirancang demi menjembatani kesenjangan yang kian lebar bagi ilmuwan data (data scientist). Program sarjana ini dapat diikuti dengan mengajukan pendaftaran dan bersifat purnawaktu, serta akan dimulai pada September 2018. Program tersebut akan ditawarkan di kampus S P Jain Global di Mumbai (Tahun Ke-1) dan Sydney (Tahun Ke-2 dan Ke-3), atau sepenuhnya di Sydney (Tahun Ke-1, Ke-2 dan Ke-3), Senin (25/6).

Salah satu fitur menarik dari program ini adalah mahasiswa akan lulus dengan memperoleh Hak Bekerja Pascastudi (Post Study Work Rights) selama 2 tahun di Australia. Beberapa karier di bidang yang tengah berkembang ini, dijuluki “pekerjaan terseksi abad ini” oleh Harvard Business Review, akan sangat dibutuhkan. Menurut prediksi, gajinya akan mencapai tiga kali lipat dari rata-rata gaji di Australia.

Program baru ini akan membekali mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan akan keahlian data, secara praktis di hampir setiap bidang – dari TI, Konsultasi dan BFSI hingga Kesehatan, Pendidikan, Ritel, Telekomunikasi dan Media. Lulusan program ini akan berada pada posisi yang baik untuk menempuh karier di bidang data miningdata modellingdata architectureextractiontransformationloading development serta business intelligence development serta memegang jabatan seperti Ilmuwan Data, Analis, Pengembang dan Konsultan.

Ada juga pilihan menarik yang tersedia bagi mahasiswa, yakni kunjungan yang mendapat subsidi ke Silicon Valley, Amerika Serikat, antara tahun Ke-2 dan Ke-3. Di sana, mereka akan menemui beberapa tokoh penting yang terlibat dalam upaya merancang masa depan.

Berbicara dalam acara peluncuran program ini, Dr. Mehregan MahdaviProgram Directoryang berkantor di Sydney, bilang, “Menurut laporan, semakin banyak data yang dibuat dalam dua tahun terakhir ketimbang periode sebelumnya dalam sejarah manusia. Diperkirakan, pada 2020, ada 1,7 megabit data baru yang dihasilkan setiap detik untuk setiap orang di bumi. Data berada di segala kehidupan manusia, dan dalam skenario yang tengah berkembang ini, kami merasa sekarang adalah saat yang tepat untuk memprakarsai sebuah program inovatif.”

Lewat program pendidikan ini, para lulusan akan mengembangkan pemahaman mendalam tentang ilmu data dan berbagai teknik untuk analisis data kuantitatif dan kualitatif agar mencapai solusi. Mereka akan mampu menemukan sejumlah pola sebagai upaya memprediksi sejumlah tren, dengan mengkaji data dari beragam sektor seperti manufaktur, perbankan dan keuangan, ritel dan kesehatan.” 

Untuk menjamin program tersebut memenuhi kebutuhan perusahaan, Dr. Mahdavi, yang meraih gelar Doktor dalam Ilmu Komputer dari University of New South Wales, Australia, akan bekerja sama dengan para pakar teknologi dan ilmuwan terkemuka yang berasal dari lembaga pendidikan kenamaan dunia termasuk Columbia UniversityIndian Institute of Technology, Sussex University serta Nanyang Technological University.

Sejumlah matakuliah dalam program ini akan mencakup sejumlah topik dasar dalam Statistika dan Pemrograman, serta beberapa topik khusus seperti AlgorithmsData StructuresData Integration and WarehousingVisual AnalyticsProgrammingMachine LearningData MiningSocial Web Analytics dan Big Data Processing.

Ada capstone projects dan magang yang bersifat wajib dalam matakuliah. Hal-hal itu membantu mahasiswa memperoleh pengalaman praktis dan di lapangan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan informasi yang dapat ditindaklanjuti, dari data mentah serta menggunakannya agar dapat menghasilkan sejumlah keputusan yang berdasarkan data dan valid secara matematika. (PRN/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here