President University Bicara Sosial Media Kepada Calon Mahasiswa

0
257
Country Industry Head Indonesia and Malaysia at Twitter Dwi Adriansah, saat berbicara tentang sosial media, yang diselenggarakan oleh President University di Jakarta.

JAKARTA, presidentpost.id – President University mengajak para calon mahasiswa untuk memahami sosial dari sisi positif. Kid Zaman Now, istilah untuk para pemuda saat ini, menjadikan sosial media sebagai salah satu sarana dalam mengekspresikan diri. Namun, terkadang ekspresi yang dibuat justru menjadi satu hal negatif, bahkan menjadi bumerang bagi diri mereka sendiri.

Ratusan para calon mahasiswa yang berasal dari beberapa wilayah di Jabodetabek, memenuhi ruangan Ballroom P7 di Kuningan City, Jakarta, terkait dengan pemahaman, bagaimana cara menggunakan media sosial secara bijak, aman dan mendatangkan manfaat baik dari segi sosial maupun ekonomi.

Country Industry Head Indonesia and Malaysia at Twitter Dwi Adriansah, menjelaskan Indonesia sebagai salah satu penduduk terbesar di dunia, sosial media menjadi salah satu sarana dalam mengekspresikan diri. Bahkan dirinya menyakini, seluruh peserta yang hadir telah menjadi pengkonsumsi sosial media.

“Saya yakin semua yang hadir di sini, sudah menggunakan sosial media. Di Indonesia, salah satu penduduknya paling cerewet di sosial media manapun,” ujar Adriansah, dihadapan calon mahasiswa penerima beasiswa siswa President University, Kamis (5/7/18).

Lebih jauh dia, mengungkapkan dari segi umur, orang yang menggunakan sosial media dari platform kita, harus lebih dari 13 tahun. Untuk itu, dirinya menggarisbawahi ada hal yang harus dipelajari dalam menggunakan sosial media secara tepat.

“Yang bisa dipelajari di sosial media, kita ingin tahu segala sesuatu. Sosial media adalah public domain, di mana suara kita bisa didengar. Orang bisa berinteraksi dan menjadi percakapan,” terangnya.

Dirinya mencontohkan sosial media yang cukup banyak penggunanya di tanah air, yakni twitter. Twitter dari kacamatanya di Indonesia, mulai dari orang terkenal sampai orang biasa banyak yang menggunakan.

“Bagaimana teman bisa melihat konten yang relevan. Kita harus hati-hati karena Twitter menjadi salah satu percakapan yang bisa menimbulkan masalah,” tekannya.

Kesempatan ini juga dipergunakan oleh President University, untuk memperkenalkan diri di hadapan para calon mahasiswa, tentang President University terkait dengan fasilitas dan kelebihan dibandingkan perguruan tinggi yang lain.

Antusiasme peserta yang hadir dapat terlihat dari pendaftaran yang cukup padat, serta pendaftaran yang telah dilakukan sejak jauh hari. Bahkan, President University dalam kesempatan ini juga memberikan apresiasi kepada para calon mahasiswa dengan memberikan souvernir dan doorprize yang cukup menarik.

Usainya acara tak menjadikan para calon mahasiswa untuk selesai begitu saja meninggalkan tempat acara. Sesaat acara ditutup, para calon mahasiswa mendatangi meja yang memang telah dipersiapkan oleh panitia yang tidak kurang dari lima jurusan, untuk lebih mendalami tentang jurusan yang diminati dari fakultas yang ada di President University dengan bertanya kepada para petugas penerangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here