Kunjungan Kerja ke AS Mendag Berupaya Jaga Kepentingan Ekspor

0
211
.liputan6.com

JAKARTA, presidentpost.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita akan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) pada 21-28 Juli  2018.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan hubungan dagang antara Indonesia dengan AS. Ini akan menjadi pertemuan resmi pertama Kementerian Perdagangan dengan mitra kerjanya di AS sejak masa pemerintahan Presiden Trump.

Enggartiasto mengatakan, dalam pertemuan yang akan digelar di negeri Paman Sam tersebut, Pemerintah Indonesia akan berupaya menjaga dan mengamankan pasar komoditas ekspor Indonesia ke negara-negara tujuan. Ini untuk mencapai target pertumbuhan ekspor sebesar 11 persen.

“Oleh karena itu, pemerintah harus sigap bertindak jika ada indikasi pasar ekspornya akan mengalami hambatan. Kunjungan ke AS kali ini berupaya menjaga agar kepentingan ekspor Indonesia tidak terganggu karena AS adalah mitra dagang utama kedua setelah China,” kata Enggartiasto saat melakukan Konferensi Pers Kunjungan Kerja ke AS, di Kantornya, Jakarta, Jumat (13/7).

Enggartiasto menuturkan, salah satu yang akan dibahas dalam pertemuan itu adalah mengenai kenaikan tarif impor besi baja dan aluminium ke AS. Selain itu, Indonesia juga akan mengangkat isu defisit perdagangan AS dari Indonesia.

“Indonesia siap bermitra dengan AS untuk mengidentifikasi dan mengatasi isu defisit perdagangan karena kedua negara memiliki produk dan jasa yang tidak bersaing, tetapi saling melengkapi,” imbuh dia.

Untuk diketahui, Indonesia juga diagendakan akan memenuhi undangan Duta Besar United States trade Representatives (USTR) untuk membahas review AS terhadap negara-negara penerima Generalized System Preferences (GSP).

Undangan ini merupakan hasil dari lobi secara tertulis yang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain itu, Enggartiasto juga dijadwalkan bertemu Menteri Perdagangan AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here