Schneider Electric Dukung Industri Kopi Indonesia dengan Teknologi Augmented Operators

0
140

JAKARTA, presidentpost.id – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi, otomasi serta proteksi listrik, mendukung industri kopi Indonesia dengan memperkenalkan teknologi EcoStruxure Augmented Operators Advisor dan EcoStruxure Machine Advisor untuk coffee roasting machine di acara INNOFEST ID 2018, yang diselenggarakan di Gedung Kementerian Perindustrian pada 24-27 Juli 2018.

Teknologi EcoStruxure Augmented Operators Advisor ini memungkinkan produsen pengolahan kopi untuk melakukan analisa prediktif untuk meningkatkan performa dan produktivitas mesin pemanggang kopi, mempercepat waktu maintenance, meminimalisir kesalahan akibat human error serta dapat menekan biaya perawatan mesin hingga 20 persen.

Fadli Hamsani, Digital Transformation Senior Manager, Schneider Electric Manufacturing Batam menjelaskan “Industri pengolahan kopi di Indonesia memiliki prospek yang sangat baik untuk lebih berkembang seiring dengan meningkatnya minat konsumsi kopi sebagai bagian dari tren gaya hidup kelas menengah. Sebagai negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia, industri pengolahan kopi di Indonesia perlu untuk meningkatkan daya saingnya melalui penerapan teknologi digital dan analisa prediktif untuk membantu meningkatkan produktivitas dan memonitor kualitas mesin untuk perencanaan perawatan mesin yang lebih terencana dan memungkinkan pembuatan keputusan secara real-time.”

Teknologi EcoStruxure Augmented Operators Advisor dan EcoStruxure Machine Advisor untuk coffee roasting machine yang dipamerkan di acara INNOFEST ID 2018 ini merupakan proyek percontohan kerjasama Schneider Electric dengan Berto Coffee Roaster untuk menyosialisasikan teknologi industri 4.0 di industri pengolahan kopi lokal. “Dengan teknologi augmented reality, teknisi operasional dapat melakukan diagnosa performa mesin secara virtual dan real-time melalui tablet android atau ipad tanpa harus membuka komponen mesin secara manual. Teknisi juga dapat mengetahui potensi terjadinya masalah pada mesin sebelumnya sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum terjadi masalah yang dapat menyebabkan operasional terhenti.” Tutup Fadli Hamsani.

Tentang Schneider Electric

Schneider Electric memimpin Transformasi Digital di Pengelolaan Energi dan Otomasi di Perumahan, Bangunan, Data Center, Infrastruktur dan Industri. Melalui perwakilan di lebih dari 100 negara, Schneider merupakan pemimpin di Power Management – Medium Voltage, Low Voltage and Secure Power, dan Sistem Otomasi. Kami menyediakan solusi efisiensi yang terintegrasi dan terpadu yang mengombinasikan energi, otomasi dan perangkat lunak. Dalam ekosistem global, kami berkolaborasi dengan rekan bisnis, integrator dan komunitas developer terbesar dalam platform terbuka kami untuk memberikan kontrol yang real-time dan efisiensi operasional. Kami percaya bahwa orang-orang dan mitra kerja yang hebat menjadikan Schneider sebagai perusahan besar dan bahwa komitmen kami terhadap Inovasi, Keragaman dan Keberlanjutan memastikan Life Is On dimanapun, untuk siapapun dan kapanpun. www.schneiderelectric.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here