Usai Habis Terlalap Api, 3 Pasar Tradisional Diperbaiki

0
462

JAKARTA, Presidentpost.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan Detailed Engineering Desain 3 pasar tradisional yang hancur akibat kebakaran. Ketiganya adalah Pasar Atas Bukittinggi, Pasar Johar Semarang dan Pasar Aksara Medan.

Konstruksi Pasar Atas Bukittinggi akan dimulai tahun ini, sementara Pasar Johar dan Pasar Aksara dimulai 2019. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, revitalisasi dan pembangunan pasar tradisional oleh pemerintah menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada para pedagang agar nantinya harga sewa kios pasar yang baru tetap terjangkau.

“Meski Pasar Atas Bukittingi, Johar Semarang dan Aksara Medan merupakan kewenangan Pemerintah Daerah, namun semua pihak harus turun tangan membantu, termasuk Kementerian PUPR,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (6/8).

Pasar Atas Bukittinggi mengalami kebakaran hebat pada 30 Oktober 2017 lalu yang menyebabkan sekitar 1.000 lebih kios pedagang di gedung tiga lantai itu ludes terbakar. Umumnya pedagang Pasar Atas menjual pakaian, songket, sulam, makanan, dan jenis dagangan lainnya.

Penyelesaian bangunan Pasar Baru akan dilakukan dalam dua tahun, di mana pada 2018 dianggarkan Rp 58,95 miliar dan 2019 sebesar Rp 295,62 miliar. Desain gedung Pasar Atas akan menerapkan prinsip bangunan gedung hijau yaitu hemat energi sehingga mengurangi emisi karbon.

Selain itu, desain pasar akan dibuat menarik sehingga menambah daya tarik wisata Bukittinggi karena lokasinya berada di pusat wisata Jam Gadang. “Konsep akan disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah,” jelas Menteri Basuki.

Untuk pembangunan Pasar Johar, Semarang, dilakukan karena terjadi kebakaran pada 2015 yang menghanguskan dua pertiga bangunan pasar. Pasar Johar yang sudah menjadi pusat perdagangan masyarakat Kota Semarang sejak 1938 juga merupakan bangunan bersejarah.

Pembangunan kembali akan dimulai tahun 2019, dengan biaya diperkirakan sebesar Rp 174,12 miliar. Sementara itu, pembangunan Pasar Aksara, Medan seluas 1,3 hektare saat ini tengah dilakukan detail engineering design (DED), dan akan dimulai konstruksinya pada Maret hingga Desember 2019.

Pasar Aksara di Medan mengalami kebakaran pada 12 Juli 2016. Pedagang yang menjadi korban kebakaran untuk sementara waktu ditampung di badan jalan ex Pasar Aksara, hal ini menyebabkan kemacetan pada titik tersebut.(Sumber: liputan6.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here